TIMES MALANG, MALANG – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Malang melangsungkan Musyawarah Kerja (Musker) di Gedung Serbaguna PCNU Kabupaten Malang, Ahad (31/8/2025). Doa bersama juga digelar untuk memohon keselamatan bangsa.
Acara ini dihadiri langsung Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, Ir. H. Kholiq, M.A.P, jajaran pengurus DPC Perempuan Bangsa, serta seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Perempuan Bangsa se-Kabupaten Malang.
"Musker ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan dalam perjuangan politik, sosial, dan kebangsaan," kata Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Malang, Ika Hernganti Anggraina.
Ika Hernganti juga menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, agar program kerja Perempuan Bangsa dapat berjalan efektif hingga ke tingkat desa.
Dengan terselenggaranya Musker ini, lanjutnya, Perempuan Bangsa Kabupaten Malang diharapkan semakin solid, progresif, dan siap berkontribusi nyata dalam membangun bangsa melalui jalur politik kebangsaan.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang, H. Kholiq menyampaikan apresiasi atas kiprah Perempuan Bangsa yang menurutnya memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi politik perempuan.
Ia berharap, Perempuan Bangsa mampu melahirkan politisi-politisi perempuan handal, berdaya saing, dan mampu ikut mewarnai perpolitikan di Kabupaten Malang ke depan.
Selain forum musyawarah, kegiatan ini juga dirangkai dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, dengan harapan terciptanya kedamaian, persatuan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dalam pesannya, H. Kholiq juga mengimbau kepada seluruh kader agar tetap menjaga persatuan dan kondusifitas di tengah dinamika bangsa akhir-akhir ini.
“Dalam kondisi bangsa hari ini, mari kita tetap menjaga kondusifitas. Selalu mengedepankan persatuan, dan jangan mudah terprovokasi,” tegasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Perempuan Bangsa Kabupaten Malang Gelar Musker dan Doa Bersama Keselamatan Bangsa
Pewarta | : Khoirul Amin |
Editor | : Deasy Mayasari |