https://malang.times.co.id/
Berita

Polinema Luluskan 1.045 Profesional, Siap Jawab Tantangan 3 Juta Green Jobs di Indonesia

Sabtu, 29 November 2025 - 16:40
Polinema Wisuda 1.045 Lulusan, Direktur Soroti Peluang Besar Green Jobs di Era Krisis Iklim Wisuda Polinema yang berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) di Gedung Graha Polinema. (Foto: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANGPoliteknik Negeri Malang (Polinema) menggelar wisuda pada Sabtu (29/11/2025) dengan meluluskan 1.045 wisudawan dari 43 program studi. Dalam acara tersebut, Direktur Polinema Ir. Supriyatna Adisuwignjo, ST., MT. menyampaikan pidato strategis yang menyoroti perubahan besar dunia kerja, terutama meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di sektor green jobs.

Di hadapan para wisudawan, keluarga, dan tamu undangan, Supriyatna menegaskan bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga momentum penting untuk menyiapkan lulusan menghadapi tantangan baru di era krisis iklim.

“Wisuda hari ini menjadi momentum tepat untuk menyampaikan isu-isu strategis dunia kerja yang akan dihadapi para wisudawan, serta perkembangan kampus hingga saat ini,” ujar Supriyatna.

Dalam sambutannya, Supriyatna menyoroti bahwa dunia pendidikan tinggi tengah menghadapi tekanan besar akibat krisis iklim. Dorongan global terhadap keberlanjutan melahirkan berbagai profesi ramah lingkungan atau green jobs yang kini berkembang pesat di sektor transportasi, manufaktur, pertanian, hingga energi.

Berdasarkan laporan World Bank (2021), jumlah penduduk yang berpotensi terdampak banjir ekstrem akan meningkat hingga 1,4 juta orang pada periode 2035–2044, sebuah indikator kuat meningkatnya urgensi pekerjaan berorientasi lingkungan.

“Green jobs merupakan pekerjaan yang berkontribusi melestarikan dan memulihkan kualitas lingkungan. Pergeseran ini membuat kebutuhan tenaga profesional keberlanjutan terus meningkat,” jelasnya.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memproyeksikan 24 juta green jobs baru secara global pada 2030. Sementara itu, Bappenas mencatat bahwa Indonesia berpotensi menghasilkan sekitar 3 juta peluang green jobs pada 2060 seiring penerapan ekonomi hijau.

Supriyatna memaparkan bahwa sektor energi terbarukan menjadi salah satu motor penggerak utama. Pada 2019, Indonesia telah mempekerjakan 32 ribu tenaga kerja di sektor ini. Jumlah tersebut diprediksi melonjak tajam pada 2030 hingga 432 ribu pekerja, dan mencapai 1,1 juta pekerja pada 2050.

Profesi yang termasuk dalam green jobs makin beragam, mulai dari insinyur energi terbarukan, teknisi PLTS dan PLTA, ahli biomassa, konsultan lingkungan, teknisi mobil listrik, manajer konstruksi hijau, hingga spesialis keuangan berkelanjutan.
Namun tantangan besar juga muncul.

Menurut UNDP, pada 2030 diperkirakan hanya 40 persen generasi muda dunia yang akan memiliki green skills, jauh dari kebutuhan ideal.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Polinema menyiapkan sejumlah program strategis yang akan memperkuat green skills mahasiswa dan lulusan. Pertama yakni dengan pembaruan Profil Lulusan & Integrasi Kurikulum Green Skills

Polinema mulai mengadopsi peta okupasi dari Bappenas untuk menyusun profil lulusan yang relevan dengan kebutuhan green jobs. Konsep keberlanjutan diintegrasikan ke berbagai disiplin ilmu, termasuk akuntansi sosial dan lingkungan.

Kedua penguatan green awareness mahasiswa. Melalui kuliah umum, seminar, workshop, dan kegiatan organisasi mahasiswa, isu keberlanjutan diperkenalkan sejak dini.

Ketiga penguatan Riset dan Pengabdian Masyarakat. Polinema mendorong riset dan kegiatan pengabdian yang fokus pada isu lingkungan dan SDGs. Mahasiswa diberi peluang terlibat langsung dalam proyek yang berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan.

Terakhir yakni membangun Kemitraan dengan Industri Hijau. Kampus menyiapkan kerja sama dengan perusahaan berbasis teknologi hijau, baik untuk program magang maupun penempatan kerja lulusan.

“Green jobs menawarkan prospek karier cerah. Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim, industri hijau semakin diminati. Polinema ingin memastikan lulusannya siap masuk ke sektor itu,” tegas Supriyatna.

Acara wisuda ditutup dengan pesan optimistis dari Direktur Polinema. Ia berharap para lulusan berani mengambil peluang baru dalam ekonomi hijau yang terus tumbuh. Wisuda kali ini tidak hanya menjadi penanda kelulusan, tetapi juga ajakan untuk memasuki dunia kerja yang lebih kompetitif dan berorientasi masa depan. (*)

Pewarta : Achmad Fikyansyah
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.