Berita

Densus 88 Amankan Terduga Teroris Berinisial B di Wilayah Pakis, Kabupaten Malang

Selasa, 02 Maret 2021 - 18:17
Densus 88 Amankan Terduga Teroris Berinisial B di Wilayah Pakis, Kabupaten Malang Rumah terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 di Jalan Melati 3A, Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (02/03/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Tim Densus 88 kembali mengamankan 8 terduga teroris di 3 wilayah Jawa Timur, Selasa (02/03/2021).

Dari berita sebelumnya, untuk di wilayah Malang sendiri terdapat dua tersangka terduga teroris. Salah satunya tinggal di di Jalan Melati 3A, Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang dengan inisial B.

terduga teroris di malang 2Istri dari terduga teroris berinisial B saat ditemui awak media usai penangkapan yang dilakukan oleh pihak Densus 88 Mabes Polri, Selasa (02/03/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

Saat awak media berada di lokasi penangkapan, istri terduga teroris berinisial A membenarkan penangkapan suaminya tersebut.

A mengatakan, penangkapan suaminya tersebut dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB saat suaminya berada di luar rumah untuk membeli peralatan guna membuat rak di rumahnya.

"Kesininya tadi mungkin jam 11an ya. Itu sebenarnya suami saya pergi ke dekat sini, orang gak bawa helm. Mungkin mau beli alat apa gitu kan ini bikin rak sendiri," ujar A saat ditanya awak media, Selasa (02/03/2021).

Dirinya mengungkapkan, sempat kaget saat didatangi oleh tim Densus 88 Mabes Polri yang mendatangi rumahnya dengan menunjukan surat penggeledahan.

"Suami saya itu ditangkap saat pergi itu, Tadi ke sini sudah tidak sama suami saya, katanya sudah di kantor dan saat kesini (tim Densus 88) sempat menunjukan surat penggeledahannya, terus tiba-tiba ngambil barang-barang suami saya," ungkapnya.

Istri terduga teroris yang juga sebagai guru di salah satu SD di Malang tersebut menyebutkan, pihak Mabes Polri yang telah menggeledah rumahnya mengambil beberapa alat pembuat panah. Memang pekerjaan suaminya adalah seorang pengrajin panah.

terduga teroris di malang 3Salah satu tempat terduga teroris saat berlatih memanah di depan rumahnya. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

"Suami saya kan kerjanya bikin panah untuk memanah. Ya busur panah, anak panah sama tas untuk tempat panah. Jadi yang diambil ya alat-alat jualan suami saya, ya sampai kulit (untuk buat tas panah) sama benang-benang tadi diambil," jelasnya.

Saat datang kerumah tersangka terduga teroris, A sempat menanyakan kepada pihak Mabes Polri suaminya salah apa sehingga dibawa. "Saya sudah tanya suami saya salahnya apa, tapi katanya nanti dijelaskan. Tadi petugas yang ke sini bilangnya dari Mabes gitu," tuturnya.

Selain berjualan peralatan panah, lanjut A, suaminya tersebut juga memiliki hobi memanah dan kadang-kadang berlatih memanah di depan rumahnya yang telah tersedia tempat untuk memanah.

"Kadang bapak (terduga tersangka yang juga suami A) ya latihan panah sama teman-temannya. Kan karena suka gitu ya bikin kerajinan dan jualan juga," imbuhnya.

Penangkapan terduga teroris berinisial B tersebut meninggalkan seorang istri dan ke tiga anaknya yang masih berada di rumah tersebut.

Sementara itu, salah satu warga berinisial S yang berada di sekitar rumah tersangka terduga teroris menyebutkan bahwa tadi memang sekitar pukul 11.00 WIB terdapat beberapa orang yang mendatangi rumah tersangka terduga teroris.

"Ada sekitar 10 an mungkin mas dan satu yang berpakaian polisi, lainnya berpakaian biasa," katanya.

Penggeledahan ataupun penangkapan tersebut, kata S, dilakukan sekitar satu jam dari kedatangan pihak kepolisian tersebut.

"Ya sampai habis Dzuhur baru selesai dan sepi. Saya tadi juga sempat keluar, katanya disuruh masuk mas. Jadi saya masuk lagi ke rumah cuman lihat dari dalam rumah," imbuhnya.

S mengatakan, dirinya mengenal tersangka terduga teroris tersebut. Namun dirinya tidak mengetahui namanya siapa. Kata S, terduga teroris tersebut bersama keluarganya sudah tinggal di wilayahnya sekitar satu tahun.

"Kenal tapi ga tau namanya mas, tinggal di situ mungkin hampir setahun ya. Kadang dia (terduga teroris) ya ngajar juga. Kadang ya kalau lewat nyapa kok mas," ungkapnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.