Mabuk, Pria Bacok Dua Pegawai Bedak Ayam di Malang, Ancam Ulangi Aksi Usai Keluar Penjara
Ilustrasi pembacokan. (Foto: Ist)

Mabuk, Pria Bacok Dua Pegawai Bedak Ayam di Malang, Ancam Ulangi Aksi Usai Keluar Penjara

Pria berinisial S bacok dua pegawai bedak ayam di Pasar Madyopuro, Malang. Pelaku mabuk, ancam tidak takut penjara dan akan ulangi aksi. Polisi amankan pelaku.

TIMES Malang,Sabtu 23 Mei 2026, 18:27 WIB
1.2K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGAksi brutal seorang pria mabuk di kawasan Pasar Madyopuro, Kota Malang, Sabtu (23/5/2026), membuat geger warga dan pedagang. Usai membacok dua pegawai bedak ayam, pelaku bahkan sempat melontarkan ancaman mengerikan bahwa dirinya tak takut dipenjara dan siap mengulangi aksinya setelah bebas nanti.

Pelaku berinisial S, warga Kambingan, Tumpang, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian di wilayah Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang.

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin mengatakan, membenarkan penangkapan terduga tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan dua korban mengalami luka.

“Korban FZZ mengalami luka terbuka di lengan kanan, sedangkan korban YM mengalami luka gores di kaki kiri,” ujar Lukman, Sabtu (23/5/2026).

Peristiwa itu terjadi di sebuah bedak ayam segar di kawasan Jalan Jonge atau Pasar Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang. Awalnya, sekitar pukul 09.30 WIB, pelaku datang membeli ceker ayam seharga Rp5 ribu.

Namun setelah dilayani, pelaku tiba-tiba berkata kasar sambil memukul topi salah satu pegawai menggunakan tangan kosong. Setelah itu, ia pergi meninggalkan lokasi.

Tak berselang lama, sekitar 10 menit kemudian, pelaku kembali datang sambil membawa pisau. Saat itu ia mencari kepala bedak ayam dan dijawab oleh korban YM.

“Pelaku langsung membacok leher korban YM, namun posisi pisaunya masih berada di dalam sarung,” ungkapnya.

Situasi kemudian berubah brutal. Pelaku mencabut pisau dari sarungnya lalu membacok korban FZZ hingga mengalami luka terbuka di lengan kanan. Tidak berhenti di situ, pelaku juga mengamuk di dalam bedak ayam.

Meja-meja diacak-acak, ayam potong di atas meja dicincang menggunakan pisau, hingga pelaku melempar pisau milik bedak ke arah korban YM dan mengenai kaki kiri korban.

Yang paling membuat warga ngeri, pelaku sempat melontarkan ancaman, “Paling mbacok awakmu, mlebu 2 tahun, mari metu tak baleni maneh (Mungkin membacok kalian masuk penjara dua tahun, setelah keluar aku ulangi lagi)”, sambil mengacungkan pisau ke arah korban.

Usai mengamuk dan mengancam korban, pelaku melarikan diri. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kedungkandang dan akhirnya kini berhasil diamankan.

“Pelaku sudah diamankan dan memang saat itu dalam kondisi mabuk. Dan dari kesaksian, pelaku sering membuat onar saat mabuk,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Faizal R Arief