Polres Malang Fasilitasi SIM Penyandang Disabilitas, Layanan Setara pada Semua
Polres Malang memberikan sosialisasi sekaligus pelayanan pembuatan SIM D bagi penyandang disabilitas, di Satpas Prototype Polres Malang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini diikuti sejumlah pemohon SIM D dari komunitas difabel Malang.
MALANG – Polres Malang memberikan sosialisasi sekaligus pelayanan pembuatan SIM D bagi penyandang disabilitas, di Satpas Prototype Polres Malang, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini diikuti sejumlah pemohon SIM D dari komunitas difabel Malang.
Selain pelayanan administrasi, peserta difabel ini juga mendapatkan edukasi mengenai etika dan keselamatan berlalu lintas. Termasuk pula, sasaran Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menegaskan, jajaran Polri terus memperluas jangkauan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Yakni, dengan menyasar kelompok rentan.

Menurutnya, kegiatan ini sebagai wujud komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan lalu lintas yang setara dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk pada disabilitas.
“Operasi Keselamatan Semeru tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga edukasi dan pelayanan. Kelompok difabel memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pemahaman lalu lintas, dan akses legal berkendara melalui SIM D,” ujar AKP Chelvin, Kamis (12/2/2026).
Dalam pelayanan SIM D, tahapannya mulai dari registrasi, identifikasi, ujian teori hingga praktik dilakukan dengan pendampingan petugas.

“Proses pembuatan SIM D berjalan humanis, aman, dan sesuai kemampuan pemohon. Ini upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang inklusif,” jelasnya.
Dikatakan AKP Chelvin, sosialisasi UU Lalu Lintas diberikan secara dialogis agar mudah dipahami, disesuaikan kebutuhan peserta.
Ia menandaskan, keterlibatan komunitas difabel juga menjadi langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Dengan pemahaman aturan dan etika berkendara yang baik, dan keselamatan pengguna jalan diharapkan dapat meningkat secara menyeluruh.
“Keselamatan lalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Keselamatan Semeru, kami ingin memastikan tidak ada kelompok masyarakat yang terpinggirkan dalam upaya mewujudkan lalu lintas jalan yang aman dan berkeselamatan,” demikian Kasatlantas. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




