Bekal Menuju Kampus Dunia, 66 Santri Thursina IIBS Malang Ikuti Pre-Departure Training 2026
Sebanyak 66 santri Program Luar Negeri Thursina IIBS mengikuti Pre-Departure Training 2026 sebagai bekal akademik, budaya, dan kepemimpinan sebelum melanjutkan studi di berbagai universitas dunia.
MALANG – Persaingan global tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga kesiapan mental, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang kuat.
Menjawab tantangan tersebut, Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) menyiapkan para santrinya melalui pembekalan khusus sebelum melanjutkan pendidikan ke berbagai kampus internasional.
Sebanyak 66 santri kelas XII Program Luar Negeri (LN) mengikuti Overseas Study Pre-Departure Training (PDT) 2026 yang digelar di Hall Room Golden Tulip Holland Resort Hotel, Kota Batu.
Program yang diinisiasi Overseas Uni Enrollment (OUE) di bawah naungan Thursina International Office (TIO) ini menjadi tahap akhir dari rangkaian pembinaan yang telah berlangsung sejak semester pertama.
Mengusung tema "Towards Global Academic Excellence", kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pembekalan teknis sebelum keberangkatan, tetapi juga membentuk karakter santri agar siap menjadi generasi muslim yang mampu berkiprah di lingkungan akademik internasional.

Menyiapkan Generasi Berdaya Saing Global
Berbagai materi strategis diberikan dalam pelatihan tersebut, mulai dari pembentukan pola pikir mahasiswa global, penguatan prestasi akademik, adaptasi budaya, kehidupan muslim di luar negeri, hingga pengembangan jejaring internasional.
Para peserta juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung dengan sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman global, di antaranya Dr. Henri Shalahuddin, MIRKH., Rahmah Dwi Nor Wita Imtikhanah, M.Sc., Theis Greentree, B.IS., M.Pd.I., serta KH Imam Awaluddin, Lc., M.A., Ph.D.
Melalui sesi-sesi tersebut, para santri dibekali pemahaman mengenai tantangan kehidupan kampus internasional sekaligus cara menjaga identitas keislaman di tengah keberagaman budaya.
Raih 192 Letter of Acceptance dari Berbagai Universitas Dunia
Chief of Thursina International Office, Ustaz Qoirul Mansur Darojad, M.Pd., menjelaskan bahwa Pre-Departure Training merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial.
"Pre-Departure Training adalah wujud komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap lulusan Thursina membawa representasi terbaik dari keluarga dan bangsa. Kami ingin mereka tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tampil sebagai warga dunia yang memiliki kepekaan sosial tinggi, berintegritas, serta mampu menjaga nilai luhur keislaman di mana pun mereka berada," ujarnya.
Menurut Ustaz Qoirul, hingga saat ini santri kelas XII Program Luar Negeri Thursina telah mengantongi total 192 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi di sejumlah negara.
"Bahkan ada santri yang diterima di 19 universitas. Ada juga yang diterima di 11 universitas di berbagai dunia. Selain itu, terdapat santri yang berhasil diterima di universitas yang masuk 20 besar dunia. Ini menunjukkan bahwa santri Thursina tidak sekadar siap bersaing, tetapi siap menghadapi tantangan global," katanya.
Pembinaan Berlangsung Sejak Awal Tahun Ajaran
Program PDT 2026 merupakan puncak dari proses pembinaan panjang yang telah dilakukan secara rutin setiap pekan.

Sejak awal tahun ajaran, para santri mengikuti berbagai program penguatan yang dilaksanakan setiap Sabtu. Materi yang diberikan meliputi peningkatan kemampuan akademik, keterampilan bertahan hidup di luar negeri, hingga diskusi bersama alumni Thursina yang saat ini tengah menempuh pendidikan di berbagai negara.
Pendekatan berkelanjutan tersebut menjadi bagian dari strategi Thursina IIBS untuk memastikan para santri mampu beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus membawa nilai-nilai kepemimpinan dan keislaman dalam pergaulan global.
Melalui pembinaan yang komprehensif, Thursina optimistis para alumninya dapat menjadi generasi baru yang berkontribusi di tingkat internasional dengan tetap menjunjung karakter, integritas, dan semangat kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai Islam.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

