https://malang.times.co.id/
Berita

34.000 Warga Kota Malang Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 03 Januari 2026 - 20:53
34.000 Warga Kota Malang Masuk Kategori Kemiskinan Ekstrem Ilustrasi kemiskinan ekstrem. (Foto: Ist)

TIMES MALANG, MALANG – Tren penurunan angka kemiskinan di Kota Malang terus berlangsung dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, saat ini tercatat sekitar 34.000 warga masuk kategori miskin ekstrem.

Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito mengatakan, penurunan terjadi secara konsisten. Persentase kemiskinan yang sebelumnya berada di angka 4,95 persen kini menyusut menjadi 3,87 persen.

“Sebanyak 34.000 warga tersebut masuk desil 1 dan seluruhnya sudah bisa kami intervensi. Sesuai arahan Kementerian Sosial, penanganan kesejahteraan sosial mencakup desil 1 hingga desil 5,” ujar Donny, Sabtu (3/1/2026).

Ia menegaskan, penanganan kemiskinan harus didukung oleh data yang akurat dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemutakhiran data dinilai krusial agar program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan tepat sasaran dan terintegrasi lintas perangkat daerah.

“Data yang kita miliki saat ini sudah jauh lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Jika terus diperbarui, penanganan kemiskinan bisa lebih komprehensif dan dimanfaatkan oleh dinas terkait lainnya,” ungkapnya.

Dalam DTSEN, warga miskin ekstrem masuk dalam desil 1 dan menjadi prioritas utama pemerintah. Meski demikian, Pemkot Malang juga melakukan intervensi pada desil 1 hingga 4 sebagai langkah pencegahan agar kelompok rentan tidak terjerumus ke dalam kemiskinan ekstrem.

“Harapannya angka kemiskinan bisa terus ditekan. Kita menjaga warga rentan agar tidak sampai masuk desil 1 dan 2, sementara desil 1, 2, dan 3 dapat segera kita graduasi,” jelasnya.

Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari penyaluran bantuan sosial, pelatihan, hingga program pemberdayaan. Namun Donny menekankan validitas data menjadi kunci agar bantuan benar-benar tepat sasaran.

“Ketika data tidak valid, di situlah kendala muncul. Karena itu, hingga tahun ini kami terus fokus memperbaiki dan memutakhirkan data,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.