Nostalgia di Toko Mainan Jadul di Kayuangan Heritage Malang
TIMES Malang/Toko mainan jadul di Kayutangan Heritage Malang menghadirkan kenangan dan nostalgia mainan anak-anak yang murah meriah. (FOTO: Tiara Malika Hasna/TIMES Indonesia)

Nostalgia di Toko Mainan Jadul di Kayuangan Heritage Malang

Di tengah perubahan zaman dan persaingan usaha yang semakin ketat, toko mainan jadul di Kayutangan Heritage ini tetap bertahan dengan kesederhanaannya.

TIMES Malang,Selasa 3 Februari 2026, 11:11 WIB
13K
T
TIMES Magang 2025

MALANGDi antara deretan bagunan rumah di kawasan Kampung Kayutangan Heritage, Kota Malang, Jawa Timur sebuah toko mainan jadul berdiri tenang. Catnya berwarna mencolok, rak-raknya penuah dengan aneka barang, dan suasananya seolah membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Toko yang telah ada puluhan tahun, jauh sebulum daerah tersebut menjadi destinasi tempat wisata. 

“Toko ini sudah ada dari lama, puluhan tahun. Sudah turun temurun. Sudah beridiri dari sebelum daerah ini jadi kayu tangan heritage,” ucap Bu Chamim, pemilik toko mainan jadul kepada TIMES Indonesia, Selasa (2/2/2026).

Sejak awal berdiri toko ini memang fokus menjual mainan anak-anak. Namun, seiring berjalannya waktu, jenis barang yang ditawarkan semakin beragam termasuk jajanan.

Kini rak-rak toko sudah dipenuhi dengan berbagai macam mainan, mulai dari mainan dan camilan jadul, aksesori, hingga mainan yang sedang digemari anak-anak saat ini.

article
Toko mainan jadul di Jalan Basuki Rahmat Gang 2 kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. (FOTO: Tiara Malika Hasna/TIMES Indonesia)

Menariknya, di tengah era promosi digital saat ini, toko ini tetap bertahan strategi pemasaran modern. Tidak ada akun media sosial khusus promosi. Keberadaan toko ini dikenal dengan cara alami dari mulut ke mulut.

“Gak ada media sosial buat promosi. Cuma waktu itu ada yang ke sini terus toko ini divideo dan jadi viral,” ucapnya.

Meski telah viral, suasana toko tetap sepi dan tenang. Tidak selalu ramai pengunjung, membuat toko ini tetap memiliki kehangatan sebagai tempat untuk bernostalgia. Harga yang diberikan juga tetap ramah di kantong sehingga dapat dijangkau oleh anak-anak hingga orang dewasa. Keramahan pemilik toko juga menjadi nilai tambah yang membuat pembeli betah untuk berlama-lama di toko ini.

Di tengah perubahan zaman dan persaingan usaha yang semakin ketat, toko mainan jadul ini tetap bertahan dengan kesederhanaannya. Tidak hanya menjual barang, melainkan juga menyimpan cerita dan kenangan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:TIMES Magang 2025
|
Editor:Tim Redaksi