https://malang.times.co.id/
Berita

Muncul Ketegangan Baru, Uni Eropa Didesak Larang ICE Amerika Masuk ke Benua Eropa

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:21
Muncul Ketegangan Baru, Uni Eropa Didesak Larang ICE Amerika Masuk ke Benua Eropa Agen ICE, termasuk satu orang yang mengenakan penutup wajah bertuliskan 'BUKAN ICE', berjalan di dekat kendaraan mereka, Richfield, MN, (15/1/2026). (FOTO: Euronews/AP Photo)

TIMES MALANG, MALANG – Ketegangan baru muncul antara Eropa dan Amerika Serikat, setelah Anggota Parlemen Eropa mendesak Uni Eropa untuk melarang personel Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) masuk ke benua Eropa karena melakukan kekerasan terhadap manusia.

Kemarahan publik atas tindakan ICE di Amerika Serikat meningkat setelah menembak mati terhadap dua warga Minneapolis, kota terbesar di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat, yakni Renée Good dan Alex Pretti oleh dalam bulan ini.

Di Amerika Serikat, ICE telah menghadapi tuduhan dari para politisi, kelompok advokasi, dan tokoh publik karena penggunaan kekuatan berlebihan, penyalahgunaan kekuasaan, dan perilaku kekerasan.

Kali ini Eropa juga tidak mau kecolongan dengan perilaku petugas ICE yang mengerikan itu.

Parlemen Eropa mendesak Uni Eropa untuk memblokir ICE memasuki Eropa dalam acara Olimpiade Musim Dingin.

Uni Eropa diminta memberlakukan langkah-langkah pembatasan terhadap ICE. Menurut mereka ICE seharusnya tidak beroperasi di Eropa karena kekhawatiran terkait  demokratis dan hak asasi manusia.

Ada laporan, bahwa badan tersebut akan dilibatkan dalam operasi keamanan selama Olimpiade Musim Dingin Milan, Cortina.

Kontroversi rencana kehadiran mereka di Olimpiade mendatang di Italia  memanas setelah terungkap, bahwa ada hubungan bisnis antara ICE dengan perusahaan multinasional IT yang berbasis di Prancis, Capgemini.

Ketegangan di Eropa semakin meningkat ketika badan investigasi ICE, Homeland Security Investigations (HSI) mengkonfirmasi bahwa ICE akan "mendukung" otoritas penegak hukum lainnya dengan dalih untuk "memeriksa dan mengurangi risiko dari organisasi kriminal transnasional" selama Olimpiade Musim Dingin, yang dijadwalkan dimulai pada 6 Februari mendatang.

Anggota Parlemen Eropa mengatakan, 'peningkatan kekerasan' yang dilakukan ICE akan berdampak pada warga Eropa.

"Ini penghinaan terhadap Italia oleh Trump,” kata anggota parlemen sosialis, Sandro Ruotolo kepada Euronews, dengan alasan bahwa Olimpiade digunakan sebagai ajang pamer bagi ICE (Imperial and Ice Centre), sementara lembaga tersebut sedang dikritik di negara asalnya.

"Trump telah mengambil langkah mundur dengan memecat Komandan Patroli Perbatasan Gregory Bovino, tetapi dia tidak bisa menyingkirkan ICE sepenuhnya," kata Ruotolo.

"Dia memaksakan ICE (Immigration and Customs Enforcement) pada pemerintah Italia, memperkuat hubungan top-down dengan Perdana Menteri Giorgia Meloni, dan kami akan menentang keputusan ini," tegasnya 

Selasa kemarin, ketua bersama kelompok The Left di Parlemen Eropa, Manon Aubry dan Martin Schirdewan mengirimkan surat kepada Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen dan para pemimpin lembaga lainnya yang menyerukan "langkah-langkah pembatasan" terhadap agen ICE dan mendesak Uni Eropa untuk "mencegah masuknya pasukan tersebut ke wilayahnya."

Mereka memperingatkan bahwa apa yang mereka gambarkan sebagai peningkatan kekerasan oleh lembaga tersebut memerlukan tanggapan tegas dari Uni Eropa untuk melindungi warganya dan menegakkan standar hak asasi manusia.

"Meningkatnya kekerasan dan penindasan oleh ICE akan berdampak langsung pada warga negara Eropa di sini," demikian bunyi surat tersebut.

"Di Eropa, kami tidak menginginkan orang-orang yang mengabaikan hak asasi manusia dan menghindari pengawasan demokratis," kata kelompok itu. "Persatuan kami, nilai-nilai kami, aturan kami," ujar mereka.

Kelompok liberal Renew Europe juga bereaksi terhadap berita kehadiran agen ICE di Olimpiade, dengan menyatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa "itu tidak dapat diterima".(*)

Pewarta : Widodo Irianto
Editor : Imadudin Muhammad
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.