Kredit Rumah Tangga Dominasi Penyaluran Pembiayaan di Malang Raya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan di wilayah kerja Malang hingga akhir tahun 2025 masih didominasi sektor rumah tangga.
TIMESINDONESIA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran kredit dan pembiayaan di wilayah kerja Malang hingga akhir tahun 2025 masih didominasi sektor rumah tangga. Nilainya mencapai Rp32,74 triliun atau setara 29,63 persen dari total kredit yang disalurkan.
Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menjelaskan selain sektor rumah tangga, kredit juga banyak mengalir ke sektor perdagangan serta industri pengolahan.
“Sampai dengan akhir tahun 2025, penyaluran kredit dan/atau pembiayaan di wilayah kerja OJK Malang masih tertuju kepada tiga sektor ekonomi utama yaitu rumah tangga sebesar Rp32,74 triliun dengan porsi 29,63 persen,” ujar Farid.
Ia merinci, sektor terbesar kedua adalah Perdagangan Besar dan Eceran, termasuk reparasi dan perawatan mobil serta sepeda motor, dengan nilai kredit mencapai Rp21,11 triliun atau 19,10 persen.
Sementara itu, sektor Industri Pengolahan menempati posisi ketiga dengan total kredit sebesar Rp20,25 triliun atau setara 18,33 persen.
Menurut Farid, dominasi sektor rumah tangga menunjukkan tingginya aktivitas konsumsi masyarakat yang masih menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Meski sektor rumah tangga mendominasi secara nominal, OJK Malang mencatat sektor pendidikan menjadi sektor dengan pertumbuhan kredit tertinggi sepanjang 2025.
Farid menyebut, kredit di sektor pendidikan tumbuh signifikan hingga 30,33 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Selain pendidikan, sektor real estat juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat dengan kenaikan sebesar 28,51 persen yoy.
“Sektor ekonomi dengan persentase pertumbuhan kredit tertinggi adalah pendidikan yang tumbuh 30,33 persen yoy, kemudian real estat tumbuh 28,51 persen yoy, serta konstruksi tumbuh 24,58 persen yoy,” jelasnya.
Sektor konstruksi sendiri mencatat pertumbuhan kredit sebesar 24,58 persen yoy, mencerminkan meningkatnya aktivitas pembangunan di wilayah Malang dan sekitarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



