JAKARTA – Ubi jalar atau Ipomea batatas punya berbagai warna. Ada kuning, putih, oranye juga ungu. Setiap warna itu ternyata memiliki manfaat yang berbeda-beda untuk tubuh.
Tahu nggak ubi jalar ternyata masuk dalam kategori sayuran akar berumbi (tuber). Sebab ubi jalar merupakan akar yang menyimpan kandungan pati. Pembentukannya bukan hasil dari bunga tanaman.
Ubi pertama kali dibudidayakan dan dikonsumsi di wilayah Amerika Tengah atau Amerika Selatan (khususnya Peru dan Ekuador) lebih dari 5.000 tahun yang lalu.
Bukti ilmiahnya terlihat dari sisa ubi yang ditemukan di gua di Chilca Canyon, Peru sekitar 8.000-2.500 SM.
Ubi Jalar juga menjadi makanan pokok bagi suku maya, Aztec dan Inca.
Anda pasti tahu ada beberapa macam ubi yang berkembang saat ini dengan rupa warna berbeda-beda. Warna warni itu memiliki 'pesan' tersendiri, alias punya kandungan yang berbeda.
Ubi putih sebagai sumber karbohidrat dan serat. Baik untuk diet. Melancarkan pencernaan, kenyang lebih lama dan bisa digunakan sebagai pengganti nasi.
Ubi kuning kaya akan beta karoten (vitamin A). Jadi bisa menyehatkan mata, memperbaiki daya tahan tubuh, membantu tumbuh kembang anak.
Ubi ungu mengandung antosianin atau antioksidan. Baik untuk menangkal radikal bebas, menjaga kesehatan otak, jantung dan tentu saja anti kanker.
Ubi merah kaya serat dan antioksidan sehingga baik untuk memperbaiki usus, melancarkan pencernaan. Ubi merah juga baik untuk kesehatan jantung.
Cara terbaik mengolah ubi jalar
Ubi jalar memang baik untuk kesehatan asalkan cara mengolahnya juga tepat. Sebaiknya diolah dengan caa dikukus. Sebaiknya jangan kupas kulit ubi saat pengukusan. Cukup dicuci bersih, dan disikat dengan lembut untuk menghilangkan sisa tanah yang menempel.
Secara umum, ubi kaya akan karbohidrat, jadi sebaiknya dikonsumsi dengan protein pendamping.
Boleh saja mengolah ubi dengan cara dibakar atau dipanggang. Diberi topping keju dan lainnya seperti ubi brulee yang tengah viral. Namun perlu diperhatikan porsinya ya, jangan berlebihan.
Demikian juga dengan ubi goreng, kalorinya akan meingkat tajam karena kandungan minyak dan tepung.
Jadi lebih baik demi kesehatan konsumsi ubi jalar terbaik adalah dikukus. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


