TIMES MALANG, MALANG – Lebaran identik dengan menumpuknya sampah. Lebaran selalau menghasilkan sampah yang berlebihan, terutama dari kemasan makanan, sisa makanan, dan plastik sekali pakai.
Lebaran kali ini, coba kita mulai merayakan lebaran yang ramah lingkungan tanpa mengurangi makna dan kebahagiaannya?
Bisa ngga? Tentu bisa!
Ini beberapa tips sederhana untuk memulai tradisi lebaran tanpa sampah berlebihan...
1. Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai
Plastik sekali pakai seperti kantong kresek, sedotan, dan wadah styrofoam adalah penyumbang sampah terbesar saat Lebaran.
Menurut data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sampah plastik meningkat hingga 20% selama musim Lebaran. Untuk mengurangi dampaknya, gunakan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti:
-
Tas belanja kain untuk membawa oleh-oleh atau makanan.
-
Wadah makan reusable saat membawa makanan ke keluarga.
-
Sedotan stainless atau bambu sebagai pengganti sedotan plastik.
2. Sajikan Makanan dalam Porsi yang Tepat
Sisa makanan adalah masalah umum saat Lebaran.
Survei dari Waste4Change (2022) menunjukkan bahwa 30% makanan yang disajikan saat Lebaran berakhir menjadi sampah.
Untuk menghindari hal ini:
-
Hitung porsi dengan bijak. Sesuaikan jumlah makanan dengan jumlah tamu yang datang.
-
Simpan sisa makanan dengan baik. Gunakan wadah kedap udara dan simpan di kulkas untuk dikonsumsi keesokan harinya.
-
Bagikan makanan berlebih. Jika ada makanan yang tidak habis, bagikan kepada tetangga atau yang membutuhkan.
3. Gunakan Dekorasi yang Ramah Lingkungan
Dekorasi Lebaran seringkali menggunakan bahan-bahan yang tidak ramah lingkungan, seperti balon plastik atau hiasan sekali pakai. Padahal, ada banyak alternatif yang lebih eco-friendly, seperti:
-
Dekorasi dari bahan alami. Gunakan daun kelapa, bunga segar, atau buah-buahan sebagai hiasan.
-
Hiasan yang bisa dipakai ulang. Pilih dekorasi seperti lampu hias atau kain yang bisa digunakan kembali di tahun berikutnya.
-
Kartu ucapan digital. Kurangi penggunaan kartu ucapan fisik dengan mengirim e-card atau pesan digital.
4. Pilih Oleh-Oleh yang Berkelanjutan
Membawa oleh-oleh adalah tradisi Lebaran yang tidak boleh dilewatkan. Namun, seringkali oleh-oleh dibungkus dengan plastik atau kemasan berlebihan.
Berikut tips memilih oleh-oleh ramah lingkungan:
-
Bawa wadah sendiri. Gunakan toples atau kotak makanan reusable untuk membawa kue kering atau makanan lainnya.
-
Pilih produk lokal. Selain mendukung UMKM, produk lokal biasanya memiliki jejak karbon yang lebih rendah karena tidak memerlukan transportasi jauh.
-
Hindari kemasan berlebihan. Pilih oleh-oleh dengan kemasan minimalis atau berbahan daur ulang.
5. Kelola Sampah dengan Bijak
Meski sudah berusaha mengurangi sampah, pasti ada saja sampah yang dihasilkan selama Lebaran.
Untuk itu, penting untuk mengelolanya dengan bijak:
-
Pilah sampah organik dan non-organik. Sampah organik seperti sisa makanan bisa dijadikan kompos, sedangkan sampah non-organik seperti plastik dan kertas bisa didaur ulang.
-
Manfaatkan bank sampah. Jika ada bank sampah di sekitar Anda, manfaatkan layanan mereka untuk mengelola sampah yang bisa didaur ulang.
-
Hindari membakar sampah. Membakar sampah, terutama plastik, dapat menghasilkan polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan.
6. Ajak Keluarga dan Tetangga untuk Berpartisipasi
Merayakan Lebaran ramah lingkungan akan lebih efektif jika dilakukan bersama-sama. Ajak keluarga, tetangga, dan teman untuk ikut serta dalam gerakan ini. Misalnya:
-
Gelar acara silaturahmi tanpa plastik. Sediakan tempat makan dan minum yang bisa dicuci ulang.
-
Edukasi pentingnya mengurangi sampah. Bagikan tips dan informasi tentang dampak sampah terhadap lingkungan.
-
Buat kompetisi ramah lingkungan. Misalnya, lomba menghias rumah dengan bahan daur ulang atau lomba memasak tanpa sisa.
7. Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan
Mudik dan silaturahmi seringkali menggunakan kendaraan pribadi yang menghasilkan emisi karbon. Untuk mengurangi dampaknya:
-
Gunakan transportasi umum. Jika memungkinkan, pilih kereta api atau bus untuk mudik.
-
Lakukan carpooling. Jika menggunakan mobil pribadi, ajak keluarga atau teman untuk berbagi kendaraan.
-
Pilih destinasi dekat. Kurangi jarak tempuh dengan mengunjungi tempat-tempat yang tidak terlalu jauh.
8. Dukung Produk Ramah Lingkungan
Saat berbelanja kebutuhan Lebaran, pilih produk yang ramah lingkungan. Misalnya:
-
Kue kering dengan kemasan minimalis.
-
Bahan makanan organik.
-
Produk daur ulang atau biodegradable.
--------------------------------------------------
Sederhana bukan cara untuk memulai tradisi lebaran tanpa sampah berlebih?
Yuk mulai sekarang kita mulai tradisi ini.
Selamat berlebaran tanpa sampah... (*)
Pewarta | : Faizal R Arief |
Editor | : Faizal R Arief |