Ditinggal Ganti Baju, Kalung Emas Bocah 5 Tahun Raib Dijambret di Wisata Turen Malang
Bocah 5 tahun yang menjadi korban penjambret kalung yang terjadi di wisata Kolam Renang Lembah Asri, Kedok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Selasa (2/6/2026). (FOTO: Dok Pribadi)

Ditinggal Ganti Baju, Kalung Emas Bocah 5 Tahun Raib Dijambret di Wisata Turen Malang

Kalung emas yang dikenakan anak berusia lima tahun dijambret orang tak dikenal saat keduanya berada di kolam renang Wisata Lembah Asri Kedok, Turen, Kabupaten Malang.

TIMES Malang,Rabu 3 Juni 2026, 15:01 WIB
1.7K
A
Achmad Fikyansyah

MALANGMomen rekreasi yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi Hadi Zainuddin (48), warga Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Kalung emas yang dikenakan putrinya yang baru berusia lima tahun dijambret orang tak dikenal saat keduanya berada di kolam renang Wisata Lembah Asri Kedok, Kecamatan Turen, Selasa (2/6/2026).

Peristiwa itu terjadi menjelang sore ketika suasana tempat wisata mulai lengang.

Hadi menceritakan, ia datang ke lokasi sekitar pukul 15.30 WIB bersama anaknya. Seperti biasanya, mereka berdua menghabiskan waktu berenang hingga sekitar pukul 16.30 WIB.

Usai berenang, sang anak lebih dulu berganti pakaian. Setelah selesai, bocah itu duduk di area gazebo sambil menikmati makanan. Sementara itu, Hadi masuk ke kamar mandi untuk berganti pakaian.

"Ceritanya saya bersama anak saya datang ke kolam renang pukul 15.30 dan renang seperti biasa. Setelah pukul 16.30 anak saya selesai dan ganti baju sudah rapi lalu duduk sambil makan, dan saya tinggal ganti baju sebentar," kata Hadi.

Namun hanya dalam waktu singkat, seorang pria yang belum diketahui identitasnya diduga mendekati korban. Saat ayah korban masih berada di dalam kamar mandi, pelaku langsung menarik kalung emas yang dikenakan bocah tersebut lalu melarikan diri.

Begitu keluar dari kamar mandi, Hadi mendapati putranya menangis histeris dalam keadaan ketakutan.

"Ketika saya di dalam kamar mandi, anak saya didatangi seseorang dan menjambret kalungnya. Saya keluar, anak saya menangis dan ketakutan," ujarnya.

Teriakan jambret yang disampaikan Hadi sempat mengundang perhatian sejumlah orang di sekitar lokasi. Beberapa pengunjung dan pihak pengelola langsung berupaya melakukan pencarian di area wisata.

Sayangnya, pelaku berhasil lolos.

Kalung yang dibawa kabur itu diperkirakan memiliki berat sekitar 10 gram.

"Kalung saja yang diambil. Dia dapat kalung langsung lari," tutur Hadi.

Pihak pengelola kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV. Akan tetapi, titik lokasi kejadian ternyata tidak terekam secara jelas karena tertutup atap gazebo.

"Waktu dilihat di CCTV ternyata tertutup atap gazebo. Pengelola bilang ada seseorang yang dicurigai, tetapi belum ada kejelasan," katanya.

Menurut Hadi, ia cukup sering datang berdua bersama anaknya ke lokasi wisata tersebut. Karena itu, kejadian tersebut sama sekali tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Saat peristiwa terjadi, kondisi kolam renang juga tidak terlalu ramai. Hadi memperkirakan jumlah pengunjung hanya sekitar 10 hingga 20 orang karena waktu sudah mendekati jam tutup operasional.

Hadi akhirnya mendatangi Polsek Turen pada Rabu (3/6/2026) untuk melaporkan peristiwa tersebut. Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja, bahkan di tempat rekreasi yang terlihat aman. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Ferry Agusta Satrio