Gebyar Ramadan 2026, SMK El Hayat Malang Perkuat Karakter Lewat Perpaduan Seni dan Spiritual
SMK El Hayat Malang gelar Gebyar Ramadhan 2026 selama 5 hari. Rangkaian kegiatan meliputi pondok Ramadan, lomba seni patrol, dan santunan anak yatim untuk perkuat karakter siswa.
MALANG – Semangat bulan suci Ramadan terasa kental di lingkungan SMK El Hayat, Kedungkandang, Kota Malang. Melalui program bertajuk Gebyar Ramadan 2026, sekolah yang berlokasi di Jalan KH Malik Dalam itu menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan penguatan spiritual, kreativitas seni, hingga kepedulian sosial.
Kegiatan berlangsung selama lima hari, 23–27 Februari 2026. Selama pelaksanaan, para siswa mengikuti pondok Ramadan, lomba seni patrol, hingga bakti sosial yang menjadi bagian dari pembentukan karakter.
Kepala SMK El Hayat, Dr. Shalihin S.PdI, MM, melalui Wakil Kepala Bidang Humas Muhammad Wahid S.PdI, MM mengatakan, Gebyar Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi pendidikan karakter.
“Pendidikan tidak hanya soal kecakapan akademik dan keterampilan, tetapi juga bagaimana membentuk karakter serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik,” ujar Wahid, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, pondok Ramadan menjadi ruang pembelajaran yang lebih mendalam tentang makna ibadah puasa dan nilai-nilai kehidupan. Siswa diajak memahami hikmah Ramadan, memperkuat ibadah, serta membiasakan diri dengan pola pendidikan karakter berbasis pesantren.
Selain penguatan spiritual, kreativitas siswa juga mendapat ruang melalui lomba seni patrol. Dentuman alat musik tradisional yang berpadu dengan lantunan shalawat menciptakan suasana religius yang meriah. Penampilan para peserta menjadi puncak acara yang berlangsung penuh semangat kebersamaan.
Ke depan, lomba patrol tersebut direncanakan berkembang menjadi agenda tahunan berskala lebih luas dengan melibatkan pelajar se-Malang Raya.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus ekspresi seni bagi pelajar di Malang Raya,” ungkapnya.
Gebyar Ramadan 2026 juga diwarnai kegiatan santunan bagi anak yatim. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga berbagi dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Seluruh siswa dan guru terlibat aktif dalam kegiatan ini, termasuk tamu undangan dari MTsN Malang 2.
“Kebersamaan yang terbangun selama lima hari pelaksanaan menjadi refleksi bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh kuat ketika nilai spiritual, seni, dan solidaritas sosial dirangkai dalam satu harmoni,” ucapnya.
Melalui Gebyar Ramadan 2026, SMK El Hayat menegaskan peran sekolah bukan hanya sebagai tempat menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan generasi yang beriman, berkarakter, dan kreatif. “Gebyar Ramadan 2026 SMK El Hayat Kedungkandang, ini untuk memperkuat karakter lewat Pondok Ramadan dan Lomba Patrol,” tandasnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



