Buka Puasa Penuh Haru di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Malang Lepas Rindu dengan Keluarga
Salah satu WBP saat berbuka bersama dengan keluarga di Lapas Kelas I Malang. (Foto: Dok. Lapas Kelas I Malang/TIMES Indonesia)

Buka Puasa Penuh Haru di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Malang Lepas Rindu dengan Keluarga

Suasana berbeda terasa di Lapas Kelas I Malang pada Minggu (15/3/2026) kemarin sore.

TIMES Malang,Selasa 17 Maret 2026, 11:16 WIB
152
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGSuasana berbeda terasa di Lapas Kelas I Malang pada Minggu (15/3/2026) kemarin sore. Momen yang jarang terjadi dan paling dinanti warga binaan akhirnya tiba, yakni kesempatan berbuka puasa bersama keluarga meski harus berlangsung di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Sejak pukul 15.00 WIB, para keluarga sudah memadati ruang pendaftaran kunjungan. Mereka datang membawa berbagai hidangan berbuka dari rumah, berharap bisa berbagi kebersamaan dengan anggota keluarga yang tengah menjalani masa pembinaan.

Layanan kunjungan resmi dibuka pukul 15.30 WIB. Sebelum masuk, seluruh pengunjung menjalani pemeriksaan makanan serta verifikasi data oleh petugas. Meski antrean cukup panjang, proses berjalan tertib di bawah pengawasan petugas lapas.

Bagi para warga binaan, momen tersebut menjadi kesempatan langka untuk melepas rindu. Duduk bersama keluarga, berbincang, dan menikmati hidangan berbuka puasa menghadirkan suasana haru yang jarang mereka rasakan selama menjalani masa pidana.

Hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sebanyak 180 nomor antrean telah terdaftar dalam layanan kunjungan. Jumlah itu mewakili lebih dari 350 orang yang memanfaatkan kesempatan berbuka puasa bersama di dalam lapas.

Kehangatan suasana begitu terasa saat warga binaan dan keluarga saling berbagi cerita sambil menyantap hidangan berbuka. Ramadan pun terasa lebih bermakna, meski kebersamaan harus berlangsung dari balik jeruji besi.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji, turut memantau langsung jalannya layanan kunjungan. Ia juga menyempatkan berdialog dengan beberapa warga binaan serta keluarga yang hadir.

Menurutnya, kegiatan berbuka puasa bersama ini merupakan bagian dari pelayanan humanis yang diberikan lapas agar warga binaan tetap dapat merasakan kebersamaan keluarga, terutama di bulan Ramadan.

“Kami bersyukur layanan kunjungan berbuka puasa bersama warga binaan dan keluarga hari ini dapat berjalan lancar. Ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan pelayanan yang humanis sekaligus memberikan ruang kebersamaan bagi warga binaan dengan keluarganya di bulan Ramadan,” ujar Teguh, Selasa (17/3/2026).

Teguh juga mengapresiasi kinerja para petugas yang telah memastikan seluruh proses kunjungan berjalan tertib dan aman.

Hal senada disampaikan Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Kelas I Malang, Eksa Rahnuzulian. Ia menegaskan bahwa pelayanan kunjungan selama Ramadan menjadi perhatian penting agar tetap berjalan kondusif.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian layanan kunjungan berbuka puasa hari ini berjalan lancar dan kondusif. Semoga momen kebersamaan ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti proses pembinaan dengan baik,” ucap Eksa.

Di balik tembok tinggi lapas, momen sederhana berbuka puasa bersama keluarga itu menjadi pengingat bahwa kehangatan rumah dan kasih sayang keluarga tetap hadir, bahkan di tempat yang paling tidak terduga. Bagi banyak warga binaan, pertemuan singkat tersebut menjadi penguat harapan untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik dan kembali ke tengah keluarga suatu hari nanti.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Imadudin Muhammad