Sekolah Putri Iran Dirudal Bom AS-Israel, 57 Mahasiswinya Tewas
Serangan AS-Israel di Minab, Iran, tewaskan 57 siswi. Iran balas dengan rudal ke wilayah Israel, picu eksodus besar-besaran dari Bandara Ben Gurion. Konflik kian memanas.
JAKARTA – Amerika Serikat dan Israel telah membunuh 57 mahasiswi sekolah putri di Minab, Provinsi Hormozgan, dan melukai 60 lainnya dengan serangan langsungnya.
Gubernur provinsi Minab, Mohammad Radmehr, membenarkan, bahwa sekolah Shajareye Tayabeh telah diserang secara langsung dan sejumlah siswa telah gugur sebagai martir.
Radmehr juga mengatakan bahwa 53 mahasiswi masih berada di bawah reruntuhan.
Dia mengatakan operasi penyelamatan dan bantuan sedang berlangsung di sekolah tersebut, dan menambahkan bahwa situasi keamanan di kota itu terkendali.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan aksi agresi bersama terhadap Iran pada Sabtu pagi.
Angkatan Bersenjata Iran melancarkan serangan balasan besar-besaran, menargetkan wilayah yang diduduki Israel dan pangkalan militer Amerika di seluruh wilayah tersebut dengan rudal balistik dan pesawat tak berawak.
Eksodus Besar-besaran
Sementara itu terjadi eksodus besar-besaran dari bandara Ben Gurion Israel menyusul pembalasan Iran terhadap negeri zionis itu.
Data pelacakan penerbangan dari Flightradar24 menunjukkan, bahwa sejumlah besar pesawat berangkat dari Bandara Ben Gurion dan tidak ada kedatangan.
Sekitar 14 pesawat berangkat dari bandara secara bersamaan, termasuk tujuh pesawat milik El Al, maskapai penerbangan milik Israel.
Keberangkatan serentak 14 pesawat dari Bandara Ben Gurion itu termasuk tujuh pesawat El Al, menunjukkan penataan ulang armada sipil Israel yang lebih terorganisir daripada jadwal penerbangan rutin.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



