DLH Kota Malang Kerahkan 500 Personel dan Armada Toilet Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU
TIMES Malang/Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

DLH Kota Malang Kerahkan 500 Personel dan Armada Toilet Jelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kebersihan dan kelancaran kota selama pelaksanaan Mujahadah Kubro.

TIMES Malang,Selasa 3 Februari 2026, 12:24 WIB
26.4K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyiapkan langkah strategis untuk menjaga kebersihan dan kelancaran kota selama pelaksanaan Mujahadah Kubro. Ratusan personel hingga armada pendukung diterjunkan guna mengantisipasi membludaknya jemaah yang diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan penanganan kebersihan pada agenda keagamaan berskala besar ini dilakukan melalui kolaborasi lintas daerah. DLH Kota Malang bekerja sama dengan DLH Kota Batu serta Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang untuk memastikan kebutuhan kebersihan dan sanitasi terpenuhi secara optimal.

“Untuk Mujahadah Kubro, kami bekerja sama dengan DLH Kota Batu dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang. Masing-masing mengerahkan enam personel, dua mobil toilet, serta petugas kebersihan. Dari Kota Malang sendiri ada sekitar 500 personel, dilengkapi tempat sampah, kantong sampah, termasuk plastik untuk pengumpulan sampah,” ujar Raymond.

Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat terakhir, jumlah jemaah yang hadir berpotensi menembus angka 100 ribu orang. Kondisi tersebut membuat DLH bersama pihak terkait harus menyiapkan skema pengelolaan kebersihan yang matang, khususnya di kawasan vital seperti Jalan Semeru, Jalan Ijen, dan area Alun-Alun Kota Malang.

“Kalau sampai 100 ribu jemaah, Jalan Semeru dan Ijen bisa sangat padat. Kami berharap jemaah tetap berada di area Alun-Alun sesuai arahan, karena jika bergerak ke ruas jalan utama dikhawatirkan dapat mengganggu arus lalu lintas. Alun-Alun itu jantung pergerakan Kota Malang,” jelasnya.

Gamaliel menegaskan, kepatuhan jemaah terhadap instruksi koordinator lapangan menjadi kunci agar kegiatan Mujahadah Kubro berjalan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun lalu lintas kota.

Untuk menjaga kebersihan selama rangkaian acara, DLH Kota Malang juga telah menyusun jadwal piket petugas sejak Sabtu. Langkah ini dilakukan karena kegiatan Mujahadah Kubro sudah dimulai sejak akhir pekan, meski puncak acara berlangsung pada Minggu dini hari.

“Kami mulai jadwal piket sejak Sabtu, karena kegiatannya sudah berjalan dari hari itu. Petugas difokuskan pada pengambilan sampah di sekitar lokasi kegiatan, terutama menjelang dan setelah acara inti pada Minggu dini hari,” pungkasnya.

Dengan kesiapan personel, armada, serta koordinasi lintas daerah, DLH Kota Malang berharap pelaksanaan Mujahadah Kubro dapat berlangsung lancar, khidmat, sekaligus tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Malang.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi