Dishub Kota Malang Siapkan Skema Kedatangan, Transit, dan Parkir Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Dinas Perhubungan Kota Malang menyiapkan pengaturan alur kedatangan, drop zone, transit, hingga 31 titik parkir untuk mendukung kelancaran Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama Jawa Timur yang digelar di Stadion Gajayana.
MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan skema alur kedatangan, drop zone, transit, hingga parkir bagi ratusan ribu peserta Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu–Minggu, 7–8 Februari 2026 di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas, kenyamanan jemaah, serta keamanan selama rangkaian acara berlangsung.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan skema pengaturan telah dibahas secara matang dan dinyatakan final. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh alur pergerakan jemaah, mulai dari kedatangan hingga kepulangan, berjalan tertib.
“Rapat secara intens terus kami lakukan bersama berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, hingga organisasi kemasyarakatan keagamaan seperti Banser. Ini untuk memastikan alur lengkap bagi para jemaah, dari kedatangan sampai kepulangan,” ujar Widjaja, Selasa (3/2/2026).
Dari hasil rapat koordinasi tersebut, Dishub Kota Malang menetapkan sebanyak 31 titik parkir untuk kendaraan besar seperti bus dan minibus, serta kendaraan pribadi.
“Titik-titik ini kami rancang dan petakan, khususnya untuk bus dan minibus, karena kendaraan besar membutuhkan lahan parkir yang luas,” katanya.
Alur Kedatangan Peserta Mujahadah Kubro (7 Februari 2026)
Pada Sabtu (7/2/2026), rombongan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dijadwalkan tiba secara bertahap sesuai pembagian zona. Setibanya di Kota Malang, kendaraan peserta tidak langsung menuju Stadion Gajayana, melainkan diarahkan ke titik drop zone yang telah ditentukan.
Dari drop zone, peserta berjalan kaki menuju lokasi transit. Selanjutnya, peserta diarahkan menuju area stadion untuk mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro. Sementara itu, kendaraan rombongan bergerak menuju lokasi parkir resmi yang telah disiapkan Dishub Kota Malang.
Alur Kepulangan Peserta (8 Februari 2026)
Pada Minggu (8/2/2026), alur kepulangan peserta juga diatur secara terperinci. Setelah acara di Stadion Gajayana selesai, peserta berjalan kaki menuju lokasi transit sesuai zona masing-masing.
Di titik transit, peserta menunggu jadwal kepulangan yang telah ditentukan. Selanjutnya, peserta diarahkan ke drop zone kepulangan, sementara kendaraan rombongan bergerak dari lokasi parkir menuju drop zone. Dari titik tersebut, peserta melanjutkan perjalanan pulang ke daerah asal secara bergelombang.
Pembagian Zona Parkir, Drop Zone, dan Transit
Zona 1A hingga 1C mencakup jemaah dari Surabaya, Gresik, Bawean, Lamongan, Babat, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Magetan, hingga Madiun. Drop zone berada di Jalan Simpang Ijen, Jalan Surabaya, dan Jalan Semarang, dengan transit di Polkesma, Kantor Kecamatan Klojen, serta Lapangan Rektorat Universitas Negeri Malang (UM).
Zona 2 serta 3A–3B meliputi Nganjuk, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, hingga Probolinggo. Transit diarahkan ke Graha Cakrawala, Samantha Krida Universitas Brawijaya (UB), serta sejumlah fasilitas pendidikan, dengan parkir terpusat di kawasan UB, UM, dan Jalan Jakarta.
Zona 4A dan 4B diperuntukkan bagi jemaah dari Pulau Madura, meliputi Situbondo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Kangean, hingga Masalembu. Drop zone difokuskan di Jalan Veteran, dengan transit di SMAN 8 Malang, SMKN 2 Malang, dan SMPN 4 Malang. Parkir bus ditempatkan di kawasan Ki Angmor, Lapangan Rampal, dan UIN Malang.
Zona 5 dan 6 yang mencakup Kota Malang dan sekitarnya diarahkan ke drop zone di Jalan Besar Ijen serta Jalan Merdeka Barat–Selatan. Transit berada di Perpustakaan Kota Malang, Jawa Pos Radar Malang, Kantor Kelurahan Bareng, dan Masjid Quba, dengan jarak ke Stadion Gajayana sekitar 450–700 meter.
Zona 7 untuk Kabupaten Malang diarahkan melalui Pendopo Kabupaten Malang, SDN Kauman, dan Masjid Jami’, dengan area parkir di Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, dan Jalan Agus Salim.
Zona 8A dan 8B meliputi Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, hingga Kediri. Drop zone berada di Jalan KH Hasyim Asy’ari dan Jalan Kauman, dengan transit di SMPN 8 Malang, SD Muhammadiyah 1 Malang, serta Gedung KNPI.
Zona 9 mencakup Bondowoso, Lumajang, Jember, Kencong, dan Banyuwangi. Drop zone berada di Jalan Kertanegara Selatan dan Jalan Tugu (depan DPRD Kota Malang), dengan transit di SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4 Malang, serta Skodam. Parkir bus terpusat di Lapangan Rampal.
31 Titik Parkir Resmi
Dishub Kota Malang menyiapkan 31 titik parkir resmi yang tersebar di lapangan, kawasan kampus, gedung pemerintahan, hingga badan jalan, dengan daya tampung ratusan bus dan kendaraan pendukung.
Lokasi parkir utama berkapasitas besar antara lain Lapangan Rampal, Ki Angmor, UPT Pengujian, Lapangan Buring, GOR Ken Arok, Graha Purva Praja, serta kawasan Arhanud dan Dodikjur.
Selain itu, sejumlah ruas jalan disiapkan sebagai parkir badan jalan terkontrol, dengan kapasitas disesuaikan lebar dan panjang jalan. Parkir khusus juga disiapkan di area bertingkat Stadion Gajayana dengan kapasitas sekitar 700 sepeda motor, serta sejumlah kantong parkir cadangan untuk kondisi darurat.
Dishub Kota Malang mengimbau seluruh jemaah dan pengemudi kendaraan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, mengikuti jalur yang telah ditentukan, serta datang sesuai jadwal zona masing-masing.
Dengan pengaturan alur kedatangan, transit, drop zone, dan parkir yang terstruktur, Pemerintah Kota Malang berharap pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU Jawa Timur dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




