Jasad Wanita Terikat di Sungai Jabung Terungkap Tim Inafis, Polres Malang Buru Pelaku
TIMES Malang/Kapolres Malang AKBP Muhamad Taat Resdi, memberi keterangan di Mapolres Malang. (Foto: Polres Malang for TIMES Indonesia)

Jasad Wanita Terikat di Sungai Jabung Terungkap Tim Inafis, Polres Malang Buru Pelaku

Identitas jasad perempuan di Sungai Kedung Winong terungkap, korban remaja 17 tahun asal Nganjuk. Polres Malang dan tim gabungan buru pelaku dugaan pembunuhan.

TIMES Malang,Sabtu 21 Februari 2026, 22:54 WIB
987
K
Khoirul Amin

MALANGJasad perempuan yang ditemukan di aliran Sungai Kedung Winong, Desa Sukopuro Jabung, Kabupaten Malang, berhasil diungkapoleh Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, Sabtu (21/2/2026). Korban diketahui perempuan berusia 17 tahun, asal Kabupaten Nganjuk.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga pada Selasa (17/2/2026) lalu, dalam kondisi tidak wajar. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban dalam keadaan tangan terikat dan sudah membusuk di tepi aliran sungai.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menegaskan, proses identifikasi dilakukan melalui serangkaian proses ilmiah. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang melakukan identifikasi forensik dan pemeriksaan DNA, hingga akhirnya dapat memastikan identitas korban.

“Identitas korban berhasil kami pastikan melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data oleh Tim Inafis Satreskrim Polres Malang. Korban merupakan perempuan berusia 17 tahun asal Nganjuk,” ujar AKBP Muhammad Taat Resdi, Sabtu (21/02/2026).

Kapolres menambahkan, sejak awal pihaknya langsung membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus dugaan pembunuhan tersebut. Satreskrim Polres Malang berkolaborasi dengan Resmob Bareskrim Polri dan tim Jatanras Polda Jatim dalam melakukan penyelidikan intensif.

Tim Resmob Bareskrim Polri dipimpin langsung Kasatresmob Bareskrim Polri Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, turun membantu penyelidikan di lapangan. Sedangkan, tim Jatanras Polda Jatim di bawah komando AKBP Arbaridi Jumhur juga turut memperkuat proses pengungkapan kasus.

Sementara itu, penanganan teknis di lokasi kejadian dikoordinasikan Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar. Proses identifikasi korban dilakukan untuk memastikan rangkaian penyidikan berjalan maksimal.

AKBP Taat menyebut, keterlibatan tim gabungan sebagai bentuk keseriusan dalam mengungkap kasus kematian mengenaskan tersebut.

article

“Kasus ini menjadi atensi serius. Kami bekerja bersama tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas,” tegasnya.

Teman Terakhir Bertemu Korban Diburu Polisi

Hasil penyelidikan juga selaras dengan laporan yang sebelumnya dibuat pihak keluarga korban di Polsek Kedungkandang, Kota Malang. 

Diketahui, keluarga sempat melaporkan korban hilang setelah terakhir terpantau bertemu dengan seorang teman di wilayah Kota Malang, sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi.

Kapolres AKBP Taat menegaskan, pihaknya kini fokus memburu pelaku pembunuhan yang diduga kuat terlibat, yang terkait dengan kondisi korban saat ditemukan. 

Tim gabungan Polres Malang, Polda Jatim, dan Bareskrim Polri disebut masih bergerak di lapangan untuk mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat.

“Kami pastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan maksimal, sampai kasus ini tuntas. Tim gabungan saat ini terus bekerja mengumpulkan alat bukti dan memburu pelaku,” tegas AKBP Taat Resdi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto