Siapkan Tempat Istirahat Hingga Konsumsi, Lintas Iman Bersatu Bantu Sukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
TIMES Malang/Ketua Panitia Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri saat ditemui awak media. (FOTO: Rizky/TIMES Indonesia)

Siapkan Tempat Istirahat Hingga Konsumsi, Lintas Iman Bersatu Bantu Sukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Komunitas lintas iman bersatu dalam mendukung menyukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang.

TIMES Malang,Jumat 6 Februari 2026, 00:02 WIB
27K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGSemangat kebersamaan lintas iman menguat dalam persiapan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan terpusat di Stadion Gajayana Malang, 7-8 Februari 2026. Dukungan tidak hanya datang dari internal warga NU, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk umat nonmuslim dan organisasi keagamaan lain.

Ketua Panitia Mujahadah Kubro 1 Abad NU, Prof. Dr. H. Maskuri Bakri mengatakan, koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak lintas agama yang menyatakan kesiapan untuk membantu kelancaran kegiatan berskala nasional tersebut.

“Bukan hanya gereja, Muhammadiyah juga menyatakan siap membantu,” ujar Prof. Maskuri, Jumat (6/2/2026).

Ia mengungkapkan, bentuk dukungan yang diberikan sangat beragam dan bersifat konkret. Sejumlah fasilitas disiapkan untuk menunjang kebutuhan para jemaah, mulai dari toilet, tempat salat, konsumsi berupa makanan, camilan, dan minuman, hingga ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan untuk beristirahat.

Menurut Prof. Maskuri, keterlibatan lintas iman ini menunjukkan tingginya solidaritas warga Kota Malang dalam menyukseskan Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Dukungan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan mampu menjadi ruang perekat kebersamaan, tanpa memandang perbedaan latar belakang keyakinan.

“Ini berarti warga Kota Malang, termasuk umat nonmuslim, telah memberikan andil besar dalam menyukseskan kegiatan Mujahadah Kubro,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai jumlah pihak yang telah berkoordinasi, Prof. Maskuri mengaku tidak dapat menyebutkan secara rinci. Namun, ia memastikan mayoritas pihak yang diajak berkomunikasi menyatakan kesediaannya untuk terlibat.

“Saya tidak bisa menyebutkan jumlahnya, tetapi mayoritas dari mereka mau membantu,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi