Polresta Malang Kota Terapkan Empat Protokol Pengamanan Jelang Puncak Mujahadah Kubro 1 Abad NU
TIMES Malang/Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat ditemui awak media. (FOTO: Rizky/TIMES Indonesia)

Polresta Malang Kota Terapkan Empat Protokol Pengamanan Jelang Puncak Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Polresta Malang Kota menyiapkan skema pengamanan terpadu dengan menerapkan empat protokol utama menjelang puncak kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan digelar di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026 mendatang.

TIMES Malang,Kamis 5 Februari 2026, 12:15 WIB
33.2K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGPolresta Malang Kota menyiapkan skema pengamanan terpadu dengan menerapkan empat protokol utama menjelang puncak kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang akan digelar di Stadion Gajayana pada 7-8 Februari 2026 mendatang.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, mengatakan empat protokol tersebut menjadi pedoman utama aparat dalam memberikan pelayanan pengamanan demi kelancaran dan kenyamanan seluruh rangkaian acara.

“Ada empat protokol penting yang kami pedomani, yakni protokol keamanan, keselamatan, kelancaran, dan kesehatan. Ini menjadi garis besar pengamanan kami untuk menyukseskan puncak acara minggu nanti,” ujar Putu Kholis, Kamis (5/2/2026).

Ia menjelaskan, penerapan protokol tersebut dilakukan karena jumlah peserta yang hadir diperkirakan sangat besar, tidak hanya memadati area di dalam stadion, tetapi juga di luar Stadion Gajayana.

Seiring dengan itu, Polresta Malang Kota akan melakukan sterilisasi sejumlah ruas jalan di sekitar Stadion Gajayana mulai Sabtu. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan.

“Kami mohon khususnya warga Kota Malang dapat memaklumi apabila kami harus mensterilkan jalan di sekitar Stadion Gajayana mulai hari Sabtu,” ungkapnya.

Masyarakat yang memiliki aktivitas di kawasan tersebut diimbau untuk menyesuaikan waktu kegiatan, mengalihkan ke hari lain, atau mengakses area stadion dengan berjalan kaki demi kenyamanan bersama.

Selain pengamanan wilayah, aparat kepolisian juga menyiapkan pola pengawalan bagi peserta yang datang dari luar daerah. Setiap rombongan akan mendapatkan pendampingan dari kepolisian daerah asal yang bersifat melekat hingga tiba di Kota Malang.

“Peserta yang hadir nanti akan didampingi oleh Polres masing-masing dan melekat ke rombongan. Hal ini sudah disiapkan dan dirapatkan oleh Polda Jawa Timur,” jelasnya.

“Contih, rombongan dari daerah lain, seperti Ponorogo dan wilayah lain di Jawa Timur, akan dikawal aparat kepolisian setempat (Polres) sejak keberangkatan hingga tiba di lokasi kegiatan di Malang,” tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi