Korban Jiwa Kandang Ambruk di Wonosari Jadi 2 Orang, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
TIMES Malang/Aparat kepolisian yang turun ke TKP kandang ayam ambruk yang mengakibatkan dua pekerja tewas di tempat kejadian, di Wonosari Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026). (FOTO: Polres Malang)

Korban Jiwa Kandang Ambruk di Wonosari Jadi 2 Orang, Polisi Dalami Unsur Kelalaian

Kandang ayam di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, roboh. Terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut.

TIMES Malang,Selasa 24 Februari 2026, 22:02 WIB
1.1K
K
Khoirul Amin

MALANGJajaran Kepolisian Resor (Polres) Malang turun lapang menyusul robohnya kandang ayam dua lantai di Dusun Pijiombo, Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026). Satu orang pekerja yang sempat dalam pencarian, ditemukan meninggal dunia.

Sebelumnya, peristiwa itu dilaporkan mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia di tempat kejadian, dan tiga pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dikatakan, kandang ambruk sekitar pukul 08.30 WIB, saat lima pekerja berada di dalam bangunan. 

"Struktur bangunan yang menggunakan penyangga kayu itu tiba-tiba runtuh, dan menimpa para pekerja. Dua korban terjebak reruntuhan material bangunan," terang AKP Bambang.

article

Dua korban meninggal, masing-masing berinisial RH (24), warga Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, dan TR (20), warga Desa Kromengan Kabupaten Malang. 

Sedangkan, tiga korban pekerja selamat yakni Y (35), YF (31), dan RTS (31). Ketiganya warga Desa Wonosari Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang.

"Korban selamat langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk penanganan medis. Sementara, jenazah korban meninggal dunia dievakuasi untuk proses lebih lanjut," kata Bambang.

Camat Wonosari Wisnu Aji yang turut menyaksikan proses evakuasi membenarkan,  korban pekerja yang sebelumnya dalam pencarian ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Sudah ketemu. Korban kedua ditemukan petugas (tertimbun) tidak jauh dari posisi korban meninggal pertama. Jadi, dua orang meninggal," kata Wisnu Aji.

Petugas kepolisian bersama tim gabungan mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi. Langkah itu dilakukan, untuk kepentingan penyelidikan dan mencegah warga mendekat ke area yang berisiko.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini,” ujar AKP Bambang.

Ia menyebut, dugaan sementara ambruknya kandang dipicu kelebihan beban pada struktur bangunan dua lantai yang menggunakan penyangga kayu. Namun, polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

“Dugaan awal karena kelebihan beban pada struktur bangunan dua lantai dengan penyangga kayu. Polisi masih mendalami apakah ada faktor lain,” imbuhnya.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna menelusuri terkait konstruksi bangunan, serta kemungkinan unsur kelalaian. Proses penyelidikan disebut masih terus berjalan.

“Penyelidikan masih terus kami dalami untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana maupun kelalaian yang mengakibatkan korban jiwa,” tandas Bambang Subinajar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Ferry Agusta Satrio