KDKMP Didorong Dukung Program Makan Bergizi Gratis dan Perkuat Ekonomi Desa di Kabupaten Malang
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Tito Fibrianto Hadi Prasetya menyebut keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memberi dampak nyata bagi kebutuhan masyarakat.
MALANG – Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Malang, Tito Fibrianto Hadi Prasetya menyebut keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memberi dampak nyata bagi kebutuhan masyarakat. Salah satunya memastikan pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi warga.
Menurut Tito, koperasi desa kini memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam program strategis pemerintah.
“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, koperasi atau KDKMP memang diberi ruang luas dalam program pemenuhan gizi nasional,” jelas Tito saat hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi penguatan posisi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Turen, Jumat (6/3/2026).
Ia memaparkan bahwa sejumlah koperasi desa di Kabupaten Malang telah menunjukkan kontribusi nyata yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Salah satu contohnya adalah KDKMP Selorejo di Kecamatan Dau yang kini sukses menyuplai jeruk untuk SPPG guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain itu, KDKMP Jatiguwi di Kecamatan Sumberpucung juga menunjukkan efisiensi distribusi pangan melalui kerja sama antara masyarakat petani dengan Perum Bulog.
“Dengan memanfaatkan jaringan kelompok masyarakat di RT/RW, stok beras yang didistribusikan mampu terserap habis oleh masyarakat dalam waktu kurang dari satu hari,” ujar Tito.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus koperasi dengan pemerintah desa. Menurutnya, kepala desa memiliki peran penting sebagai pengawas agar pengelolaan koperasi berjalan transparan dan sesuai tujuan.
“Pengurus tidak boleh gagal dalam mengelola amanah. Kepala desa punya peran vital sebagai pengawas untuk memastikan koperasi benar-benar memajukan ekonomi warganya,” tegasnya.
Sosialisasi penguatan KDKMP di Turen tersebut difasilitasi oleh Anggota DPRD Jawa Timur, Jajuk Sulistyowati.
Kegiatan ini bertujuan memacu kemandirian ekonomi desa melalui tata kelola koperasi yang profesional. Politisi yang akrab disapa Bunda Jajuk itu menilai keberadaan koperasi desa merupakan langkah strategis nasional untuk menumbuhkan ekonomi dari akar rumput.
Dalam sosialisasi tersebut, anggota DPRD Jawa Timur dari Komisi B itu juga menyoroti pentingnya profesionalisme pengurus koperasi. Ia mendorong masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, agar aktif terlibat sehingga koperasi mampu berinovasi di era digital.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh KDKMP di Kabupaten Malang dapat memperkuat peran satgas pengelolaan dan transparansi, sehingga koperasi benar-benar menjadi wadah ekonomi “dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota”.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



