Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga NU dari Pedesaan Rela Menginap Demi Hadiri Puncak Acara 1 Abad NU di Malang
TIMES Malang/Rombongan muslimat NU yang menunggu di teras pintu sebelah barat stadion Gajayana Malang (7/2/2026). (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga NU dari Pedesaan Rela Menginap Demi Hadiri Puncak Acara 1 Abad NU di Malang

Ratusan warga Nahdliyin dari berbagai kecamatan di Malang berangkat sejak sore dan rela menginap untuk hadiri puncak Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana, tunjukkan komitmen kuat terhadap organisasi.

TIMES Malang,Sabtu 7 Februari 2026, 21:16 WIB
26K
M
Miranda Lailatul Fitria (MG)

MALANGAntusiasme tinggi menyambut peringatan Harlah 1 Abad NU terlihat sejak sore hari, Sabtu (7/2/2026). Ratusan jemaah dari berbagai wilayah sudah memadati sekitar Stadion Gajayana, Kota Malang, dengan sebagian besar bersiap menginap demi mengikuti seluruh rangkaian acara.

Salah satu jemaah, Ramani dari Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, mengungkapkan rombongannya berangkat sejak pukul 15.00 WIB. Mereka menggunakan puluhan kendaraan untuk memastikan bisa memasuki area acara.

“Kami berangkat sore agar dapat tempat. Rombongan dari kecamatan kami sekitar 25 Elf, belum termasuk kendaraan pribadi,” kata Ramani.

Rombongan membawa bekal sendiri dan bersiap bermalam di lokasi. Selain untuk mengikuti kegiatan keagamaan, kehadiran mereka juga dimotivasi keinginan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang hadir.

“Kami ingin ikuti semua acara dan berkesempatan melihat langsung presiden, gubernur, dan tokoh lainnya. Tahun lalu kami juga hadir di Harlah NU di Sidoarjo,” tambahnya.

Ramani menegaskan kehadirannya sebagai bentuk komitmen sekaligus pengabdian (khidmah) sebagai warga Nahdliyin yang aktif di Fatayat dan Muslimat NU.

Semangat serupa ditunjukkan oleh jemaah dari Desa Jombok, Kecamatan Ngantang. Ketua Muslimat NU setempat menyebut lebih dari 39 orang datang, meski tidak semua bisa masuk ke lokasi utama karena keterbatasan kuota.

“Kami sudah siap sejak awal, bahkan sudah mengantisipasi kemungkinan hujan. Kehadiran ini merupakan kewajiban dan komitmen kami sebagai Muslimat NU,” ujarnya.

Ia berharap momen satu abad ini dapat memperkuat solidaritas dan meningkatkan semangat keberagamaan warga NU. “Semoga warga NU semakin solid dan kualitas ibadahnya terus meningkat,” harapnya.

Gelombang kedatangan jemaah sejak sore hari ini menjadi gambaran nyata antusiasme masyarakat akar rumput dalam menyambut hajatan sejarah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Miranda Lailatul Fitria (MG)
|
Editor:Tim Redaksi