Cuaca Jelang Puncak Harlah 1 Abad NU Berawan, BPBD Jatim Imbau Jemaah Siapkan Jas Hujan
TIMES Malang/Anggota BPBD Provinsi Jatim melakukan monitoring cuaca dari mobil BPBD One, Sabtu (7/2/2026) pemantauan yang dilaporkan berdasar data dari BMKG.(Foto: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia).

Cuaca Jelang Puncak Harlah 1 Abad NU Berawan, BPBD Jatim Imbau Jemaah Siapkan Jas Hujan

Untuk Minggu (8/2/2026), BPBD Jatim memperkirakan cuaca cenderung berawan sejak pagi hingga siang hari.

TIMES Malang,Sabtu 7 Februari 2026, 21:18 WIB
66.9K
H
Hainor Rahman

MalangMenjelang puncak kegiatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi cuaca di sekitar lokasi acara.

Tenaga Ahli PB BPBD Jatim, Bige Agus Wahjono, mengatakan pihaknya sejak Sabtu pagi telah memantau perkembangan cuaca, khususnya di wilayah Kecamatan Klojen yang menjadi pusat kegiatan Harlah 1 Abad NU.

Menurutnya, kondisi cuaca pada Sabtu (7/2/2026) sejak pagi terpantau berawan. Cuaca berawan tersebut terjadi pada kisaran pukul 07.00 hingga 09.00 WIB.

Memasuki siang hari, hujan ringan sempat turun pada pukul 11.00 hingga 13.00 WIB. Namun, hujan tersebut disebut terjadi di sisi timur Kota Malang dan belum masuk ke wilayah lokasi utama kegiatan Harlah.

“Siang tadi hujan ringan, tapi masih terjadi di sisi timur Kota Malang, belum masuk ke lokasi Harlah,” kata Bige Agus Wahjono.

Sementara pada sore hari, hujan ringan mulai turun di sekitar area lokasi acara. Intensitas hujan ringan itu berlangsung pada pukul 16.00 hingga 19.00 WIB.

Kemudian pada malam hari, hujan mulai reda sekitar pukul 21.00 WIB. BPBD Jatim juga memastikan pemantauan cuaca terus dilakukan hingga dini hari sebagai langkah antisipasi potensi perubahan cuaca yang cepat.

“Jam 20.00 tadi mulai reda sekitar jam 21.00. Kami terus pantau sampai dini hari,” ujarnya.

Berdasarkan perkiraan cuaca yang dipantau BPBD Jatim untuk Sabtu malam hingga Minggu dini hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan suhu berkisar 21 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada di rentang 69 hingga 95 persen.

Untuk kecepatan angin diperkirakan mencapai 10 kilometer per jam dengan arah angin dari barat laut.

“Ini rata-rata kondisi cuaca untuk tanggal 7 sampai 8 Februari,” imbuhnya.

Sementara untuk Minggu (8/2/2026), BPBD Jatim memperkirakan cuaca cenderung berawan sejak pagi hingga siang hari. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi hingga sore.

Meski demikian, BPBD Jatim tetap mengingatkan potensi hujan tetap bisa terjadi mengingat Februari masih masuk dalam puncak musim penghujan.

“Kami sudah mengantisipasi potensi hujan hidrometeorologi saat puncak penghujan di bulan Februari,” tegas Bige Agus Wahjono.

BPBD Jatim pun mengimbau jamaah yang akan menghadiri Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana untuk menyiapkan perlengkapan pribadi sebagai langkah antisipasi.

“Himbauan kami, jemaah sebaiknya membawa jas hujan, membawa alas duduk atau lemek, serta membawa payung,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Hainor Rahman
|
Editor:Tim Redaksi