https://malang.times.co.id/
Berita

Bupati Malang Tak Akan Intervensi Musorkablub KONI

Senin, 12 Januari 2026 - 12:20
Bupati Malang Tak Akan Intervensi Musorkablub KONI Bupati Malang H. Sanusi, di Pendopo Panji Kantor Pemkab Malang. (Foto: Amin/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANG – Bupati Malang H. Sanusi memberi tanggapannya terkait rencana Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang. 

Rencana Musorkablub ini menyusul pengunduran diri H. Rosyidin sebagai Ketum KONI Kabupaten Malang, pada akhir 2025 lalu.

Bupati Sanusi menyampaikan, bahwa dirinya tidak akan terlalu mengintervensi rencana KONI menggelar Musorkablub, yang rencananya digelar Februari 2026 mendatang.

Diakui Bupati Malang, sudah ada beberapa orang menemui dirinya untuk meminta restu pada pencalonan Ketum KONI Kabupaten Malang. 

“Saya sampaikan silahkan untuk ikut pencalonan Ketum KONI. Karena selaku Bupati Malang, menyerahkan semuanya kepada cabang olahraga (cabor), siapa yang pantas sebagai Ketum KONI Kabupaten Malang,” kata Sanusi.

Pengunduran diri Rosyidin sebagai Ketum KONI Kabupaten Malang sendiri, resmi dilakukan per 20 Desember 2025 lalu. 

Alasan pengundurannya, karena merasa gagal membawa Kabupaten Malang masuk tiga besar di Porprov IX 2025. Dimana, saat itu Malang Raya sebagai tuan rumah, termasuk Kabupaten Malang.

Menyusul pengunduran diri Ketum KONI Kabupaten Malang itu, maka sudah ada beberapa orang akan ikut pencalonan Ketum KONI. Di antaranya, ada Kepala Desa di wilayah Kecamatan Wagir, tokoh olahraga, pengurus KONI Kabupaten Malang, dan anak pengusaha. 

Bupati Malang berharap siapapun yang terpilih sebagai Ketum KONI nantinya bisa membawa KONI Kabupaten Malang lebih berprestasi di ajang-ajang olahraga, baik di tingkat daerah, provinsi, nasional hingga internasional. 

Menurutnya, Pemkab Malang tetap akan memberikan apresiasi kepada para atlet yang telah membawa nama harum Kabupaten Malang, tidak hanya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, Pekan Olahraga Nasional (PON), Asean Games, dan Sea Games. 

Sehingga, Ketum KONI Kabupaten Malang yang baru nantinya dituntut bisa mempertahankan prestasi yang sudah diraih para atlet-atlet Kabupaten Malang.

Kasus Hukum Pengelolaan Dana  Hibah

Diberitakan sebelumnya, persoalan hukum pengelolaan dana hibah sedang dihadapi KONI Kabupaten Malang dan melibatkan pengurus aktif KONI. Hingga kini, kasus ini masih dalam proses hukum di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang. 

“Kami ingatkan kepada pengurus KONI yang baru nanti, hati-hati dalam mengelola dana hibah dan pergunakan anggaran sesuai peruntukannya. Jangan bermain-main dengan anggaran yang bersumber dari uang negara,” tegas Sanusi.

Musorkablub nanti untuk memilih Ketum KONI Kabupaten Malang yang baru. Diharapkan, Calon Ketum KONI harus benar-benar paham tentang pengelolaan dana pengembangan olahraga, dan anggaran hibah KONI jangan dijadikan ajang cari uang untuk kepentingan pribadi. (*)

Pewarta : Khoirul Amin
Editor : Ferry Agusta Satrio
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.