https://malang.times.co.id/
Berita

Wali Kota Malang Rancang "Pasar Senggol" di Splendid, Tawarkan Solusi Tata PKL dan Konektivitas ke Kayutangan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:11
Proyek Besar Wali Kota Malang Tata Ulang Kayutangan, Bakal Ada Jembatan Ikonik Hingga Pasar Senggol Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat ditemui awak media. (FOTO: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMES MALANG, MALANGWali Kota Malang, Wahyu Hidayat menegaskan adanya rencana penataan ulang kawasan Kayutangan dengan area sekitar yang berpotensi menjadi destinasi wisata baru. Ini merupakan proyek besar Wahyu untuk mewujudkan destinasi wisata besar di area Kayutangan dan sekitarnya.

Proyek ini, tentu juga menjadi alternatif penataan pedagang kaki lima (PKL) yang nasibnya kian tak tentu, usai Alun-alun Merdeka Malang kini direvitalisasi.

Wahyu mengatakan, PKL akan ditata dengan memusatkan aktivitas mereka ke kawasan Splendid. Penataan tersebut akan dilakukan dengan menghidupkan kembali konsep pasar senggol yang pernah menjadi ikon kawasan tersebut di masa lalu.

Menurut Wahyu, konsep pasar senggol dipilih karena secara historis kawasan Splendid dan sekitarnya memang dikenal sebagai pusat aktivitas PKL. Penataan akan dilakukan dengan mengintegrasikan pasar bunga dan pasar burung yang sudah ada, lalu disambungkan menjadi satu kawasan dengan Splendid.

“Potensi kawasan Splendid ini besar karena lokasinya berdekatan dengan Kayutangan. Kita ingin kawasan ini ikut merasakan dampak geliat wisata Kayutangan,” ujar Wahyu, Sabtu (10/1/2026).

Selain menata PKL, konsep pasar senggol juga diharapkan menjadi solusi atas permasalahan parkir dan kesemrawutan kawasan, terlebih kini telah berdiri Gedung Parkir Kayutangan. Dengan penataan yang terintegrasi, kawasan tersebut akan dihidupkan kembali sebagai pusat aktivitas ekonomi dan wisata di Kota Malang.

Ke depan, Pemkot Malang juga membuka peluang membangun jembatan ikonik yang menghubungkan kawasan Kayutangan dengan Splendid. Konektivitas tersebut akan menjadikan kedua kawasan sebagai satu kesatuan destinasi wisata yang saling melengkapi.

“Tidak dipungkiri, kemungkinan nanti ada jembatan ikonik dari kayutangan ke splendid dan ini bisa jadi satu kesatuan,” ungkapnya.

Wahyu menegaskan, PKL di kawasan Alun-alun akan difasilitasi dan dilokalisir agar lebih tertata. Selain itu, kawasan Taman Rekreasi Kota (Tarekot) yang selama ini kurang dimanfaatkan juga akan dioptimalkan kembali sebagai bagian dari penataan kawasan Splendid secara menyeluruh.

Tak hanya itu, Pemkot Malang juga melibatkan Dewan Kesenian Malang (DKM) melalui pemanfaatan teater yang dimiliki. Wahyu meminta DKM menyusun jadwal pertunjukan rutin dari Januari hingga Desember, yang nantinya akan ditawarkan sebagai paket wisata ke hotel-hotel.

“Beberapa wisatawan yang menonton pertunjukan merasa senang karena lokasinya dekat dengan Kayutangan. Ini potensi besar yang akan kita tata menjadi satu kesatuan destinasi,” pungkasnya. (*)

Pewarta : Rizky Kurniawan Pratama
Editor : Faizal R Arief
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Malang just now

Welcome to TIMES Malang

TIMES Malang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.