Bank Jatim Dukung Pasar Murah Lebaran 2026 di Kabupaten Malang, Salurkan 2.500 Kupon Sembako Subsidi
Gerai bank Jatim dalam Pasar Murah Lebaran 2026 Kabupaten Malang untuk memberikan bantuan pangan murah untuk masyarakat. (FOTO: Achmad Fikyansyah/TIMES Indonesia)

Bank Jatim Dukung Pasar Murah Lebaran 2026 di Kabupaten Malang, Salurkan 2.500 Kupon Sembako Subsidi

Bank Jatim dukung Pasar Murah Lebaran 2026 di Pakisaji dan Kepanjen dengan subsidi sembako 2.500 kupon. Dorong UMKM naik kelas lewat pembiayaan mikro dan pendampingan.

TIMES Malang,Sabtu 14 Maret 2026, 15:25 WIB
48
A
Achmad Fikyansyah

MALANGBank Jatim turut berperan dalam mendukung penyediaan bahan pangan murah bagi masyarakat melalui Pasar Murah Lebaran 2026 yang digelar di Pasar Pakisaji dan Pasar Sumedang, Kepanjen, Kabupaten Malang. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk subsidi sembako serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kepala Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya mengatakan bahwa pihaknya secara rutin menjalankan program penyediaan sembako murah setiap tahun sebagai bagian dari dukungan kepada masyarakat.

“Dari internal kami sebenarnya setiap tahun memiliki program untuk memberikan sembako murah. Tahun ini kami menyediakan 2.500 kupon dengan nilai bantuan sekitar Rp25 juta untuk mendukung pasar murah sembako,” ujarnya.

Menurut Satria, kupon tersebut digunakan sebagai subsidi bagi masyarakat agar dapat memperoleh paket sembako dengan harga yang lebih terjangkau dalam kegiatan pasar murah yang digelar pemerintah daerah.

Selain membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, Bank Jatim juga memanfaatkan momentum pasar murah untuk mendorong UMKM binaan agar naik kelas.

Melalui program tersebut, pelaku UMKM binaan Bank Jatim diberi kesempatan memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.

“Yang kami harapkan dari kegiatan ini utamanya adalah mendukung UMKM. Dengan konsep pasar murah UMKM ini kami ingin mendorong UMKM binaan Bank Jatim di Kabupaten Malang untuk level up,” jelas Satria.

Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM juga sejalan dengan program pembiayaan mikro Bank Jatim yang dikenal dengan slogan Sayap Jatim.

Program ini menyediakan berbagai skema pembiayaan usaha mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga kredit mikro dengan plafon pinjaman yang cukup besar.

“Melalui program kredit mikro kami, mulai dari KUR hingga kredit Bank Jatim dengan plafon Rp0 sampai Rp500 juta, kami ingin mensupport UMKM agar bisa berkembang dan naik kelas,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan Pasar Murah Lebaran 2026 di Kabupaten Malang, sejumlah UMKM binaan Bank Jatim turut ambil bagian dengan membuka stand penjualan produk.

Di Pasar Pakisaji, terdapat sekitar 10 UMKM binaan yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Sementara di Pasar Sumedang Kepanjen, jumlah UMKM yang berpartisipasi mencapai sekitar 30 pelaku usaha.

Menurut Satria, sebagian besar UMKM tersebut merupakan nasabah Bank Jatim yang telah mendapatkan fasilitas pembiayaan usaha.

“Sebagian merupakan nasabah kami yang sudah bekerja sama dalam pembiayaan kredit dengan Bank Jatim,” jelasnya.

Ke depan, Bank Jatim juga berencana memperluas pembinaan UMKM dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

Salah satunya melalui kerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang dalam membangun ekosistem pembinaan industri kecil dan menengah (IKM).

“Ke depan kami akan menggandeng ekosistem bersama Disperindag. Nasabah-nasabah IKM binaan Disperindag yang potensial akan dihubungi tim kami untuk diberikan literasi keuangan,” kata Satria.

Melalui program tersebut, pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan serta informasi terkait akses pembiayaan usaha.

“Kalau mereka membutuhkan tambahan modal usaha dan memenuhi ketentuan, tentu bisa kami support melalui pembiayaan dari Bank Jatim,” pungkasnya.

Partisipasi Bank Jatim dalam Pasar Murah Lebaran 2026 diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat pertumbuhan UMKM di Kabupaten Malang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Faizal R Arief