TIMES MALANG, MALANG – Makanan tradisional soto koya adalah salah satu kuliner khas yang paling dicari di Kepanjen Kabupaten Malang. Rasanya yang lezat dan gurih, menjadi ciri khas soto koya.
Di Pasar Kuliner Stadion Kanjuruhan Malang, soto koya ini bisa dinikmati penghobi makanan ini. Salah satunya, di warung kaki lima Soto Koya Pak Arif Kurniawan (47), warga Desa Tegalsari Kepanjen.
Soto Koya ala Pak Arif ini banyak dicari peminat, sembari beraktifitas santai dan jalan sehat bersama keluarga, saat Sabtu dan Minggu. Tempat jualannya selalu ramai, baik pengunjung baru maupun yang sudah rutin langganan menyantap sotonya.
"Ada dua pilihan menu soto koya yang disajikan. Yakni, dengan tambahan daging ayam atau daging sapi. Satu porsi soto harganya sama Rp 13 ribu/mangkok," terang Arif, Minggu (25/1/2026).

Dengan taburan koya, yang dicampurkan dalam mangkok soto, menu daging apapun tidak menghilangkan gurihnya soto Pak Arif.
Penikmat soto koya Pak Arif di Pasar Kuliner Stadion Kanjuruhan boleh dibilang terus bertambah, bahkan remaja dan anak-anak.
Ini bisa dilihat dari ratusan mangkok soto yang disajikan, sehingga ia harus mengajak beberapa orang pekerja untuk melayani pengunjung warung rombongnya.
Berjualan soto di pasar wisata kuliner Kanjuruhan, dijalani Arif sejak tahun 2015. Saat awal menjalankan usahanya, ia hanya berjualan seorang diri, dibantu isterinya. Lama kelamaan, pelanggannya lebih banyak.
"Berjualan di Pasar Kuliner Kanjuruhan ini sejak 2015, Alhamdulillah terus banyak peminatnya, sehingga Saya harus dibantu sampai tiga orang. Rata-rata 250 sampai 400 porsi terjual," terangnya.
Tidak jarang, beberapa pengunjung bahkan harus menambah porsi, karena memang tak puas dengan hanya satu mangkok soto yang disantapnya.

Saat hari biasa, Arif menggelar rombong sotonya di pinggir Jalan Raya Sumedang Cepokomulyo Kepanjen, mulai sore sampai malam hari.
Koya ala Pak Arif sendiri adalah dibuat dari taburan bubuk gurih dari kelapa tua yang digoreng tanpa minyak lalu ditumbuk secara manual, untuk menambah kenikmatan rasa pada kuah soto.
Selain membuka lapak rombong di pasar kuliner Stadion Kanjuruhan maupun jalan Sumedang Kepanjen, Soto Koya Pak Arif juga melayani pesanan untuk dibawa pulang atau disajikan langsung prasmanan saat acara resepsi.
Jika ingin menikmati tambahan menu, soto koya Pak Arif tetap nikmat disantap tambahan sate telur puyuh atau lainnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Soto Koya Pak Arif yang Lezat Khas Kepanjen, Gurihnya Bikin Ketagihan
| Pewarta | : Khoirul Amin |
| Editor | : Deasy Mayasari |