AA
TIMESINDONESIA – Caption foto 2: Poster tur dunia A Matter of Time Tour milik penyanyi jazz-pop Laufey yang akan menggelar konser di Jakarta pada 23 Mei 2026 di kawasan NICE PIK 2, Tangerang. (FOTO: Instagram @goodlifebca)
Gelombang baru musik jazz tengah bergerak di kalangan generasi muda, dan salah satu nama yang paling sering disebut adalah Laufey. Penyanyi dan penulis lagu asal Islandia ini dijadwalkan menggelar konser di Jakarta pada 23 Mei 2026 di kawasan NICE PIK 2, Tangerang, sebagai bagian dari tur dunia A Matter of Time Tour.
Bagi penggemarnya di Indonesia, konser ini bukan sekadar pertunjukan musik. Ia menjadi momen untuk menyaksikan bagaimana jazz klasik—genre yang sering dianggap “musik lama”—diinterpretasikan ulang dengan sentuhan modern yang dekat dengan generasi Gen Z.
Membawa Jazz Klasik ke Generasi Baru
Laufey dikenal dengan gaya musikal yang memadukan jazz tradisional, musik klasik, dan pop modern. Musiknya sering mengingatkan pada era keemasan Hollywood atau jazz vokal tahun 1950-an, tetapi dengan lirik yang sangat personal dan relevan dengan pengalaman anak muda masa kini.
Dalam wawancara dengan CBS News, Laufey menjelaskan bahwa musik yang ia ciptakan sangat dipengaruhi oleh pengalaman masa kecilnya.
“My music is such a combination of the sounds of my childhood,” ujar Laufey.
Jika diterjemahkan, ia menjelaskan bahwa musik yang ia buat merupakan gabungan dari berbagai suara dan pengaruh musik yang ia dengarkan sejak kecil.
Pendekatan inilah yang membuatnya cepat mendapatkan penggemar global. Bahkan album jazznya mencatat pencapaian besar di berbagai platform streaming dan memperluas audiens jazz ke generasi yang sebelumnya jarang mendengarkan genre tersebut.
Tak heran jika konsernya selalu dipenuhi penggemar muda yang datang bukan hanya untuk mendengar lagu, tetapi juga merasakan atmosfer romantis khas musik jazz.
Tur Dunia yang Singgah di Jakarta
Tur A Matter of Time Tour menjadi salah satu proyek terbesar dalam karier Laufey. Berdasarkan berbagai laporan musik internasional, tur ini dimulai pada September 2025 di Orlando, Amerika Serikat, dan dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026 di Auckland, Selandia Baru, dengan puluhan pertunjukan di berbagai negara.
Jakarta menjadi salah satu kota yang masuk dalam rangkaian tur Asia tersebut. Konser ini dipromotori oleh Java Festival Production, promotor yang juga dikenal melalui berbagai festival musik internasional di Indonesia.
Kehadiran Laufey di Jakarta menandai semakin besarnya minat penonton Indonesia terhadap musik jazz modern yang lebih intim dan sinematik.
Harga Tiket Konser
Bagi penggemar yang ingin menyaksikan konser ini secara langsung, tiket telah dibagi dalam beberapa kategori. Dikutip dari laufeyjakarta.com, berikut rincian harga tiket konser Laufey di Jakarta:
-
Standing – Cat 1A: Rp2.250.000
-
Standing – Cat 1B: Rp2.250.000
-
Seated – Cat 2: Rp2.750.000
-
Seated – Cat 3: Rp2.000.000
-
Seated – Cat 4: Rp900.000
-
Seated – Cat 5: Rp750.000
Dengan berbagai kategori tersebut, penggemar memiliki pilihan untuk menyesuaikan pengalaman menonton dengan preferensi dan anggaran mereka.
Musik yang Berbicara tentang Emosi Generasi Muda
Salah satu kekuatan utama Laufey adalah kemampuannya menulis lagu yang jujur tentang pengalaman emosional. Album terbarunya, A Matter of Time, mengeksplorasi tema cinta, kecemasan, hingga perjalanan menemukan diri sendiri.
Dalam wawancara dengan The Guardian, Laufey juga menekankan bahwa musik saat ini tidak lagi harus terikat pada satu genre tertentu.
“It’s no longer about genre, it’s about feeling and mood,” katanya.
Jika diterjemahkan, ia menilai bahwa musik tidak lagi hanya soal genre, tetapi lebih tentang perasaan dan suasana yang ingin disampaikan kepada pendengar.
Pendekatan ini membuat musiknya terasa segar: klasik dalam aransemen, tetapi modern dalam emosi dan cerita.
Mengapa Konser Ini Layak Ditunggu
Bagi pecinta musik di Indonesia, konser Laufey menghadirkan lebih dari sekadar hiburan. Ia menawarkan pengalaman musikal yang berbeda—paduan orkestra lembut, storytelling yang intim, dan suasana konser yang sering digambarkan seperti film romantis.
Kehadiran Laufey juga menunjukkan bahwa jazz tidak pernah benar-benar “tua”. Dengan pendekatan baru dan keberanian mengekspresikan emosi secara jujur, ia berhasil membawa genre ini kembali dekat dengan generasi muda.
Pada malam 23 Mei 2026 nanti, Jakarta berkesempatan merasakan langsung bagaimana jazz klasik dapat terdengar begitu segar di tangan seorang musisi generasi baru.
Pewarta: Lusia Dian Finnadi
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


