Ratusan Siswa SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro Kunjungi Polbangtan Malang
TIMES Malang/Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Malang, Risna Iman Purbo Mukti berbicara di hadapan siswa-siswi, SMA Negeri 1 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (3/2/2026). (Foto: Polbangtan Malang for TIMES Indonesia)

Ratusan Siswa SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro Kunjungi Polbangtan Malang

Polbangtan Malang menerima kunjungan 169 siswa SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro dalam kegiatan SMANESS Goes To Campus untuk mengenal pendidikan vokasi pertanian dan PMB 2026.

TIMES Malang,Selasa 3 Februari 2026, 21:11 WIB
6.6K
F
Ferry Agusta Satrio

MALANGPoliteknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menerima kunjungan dari SMA Negeri 1 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (3/2/2026). Kegiatan bertajuk “SMANESS Goes To Campus” ini diikuti oleh 169 siswa dan enam orang pendamping dengan tujuan mengenal lebih dekat dunia perguruan tinggi, khususnya pendidikan vokasi di bidang pertanian.

Rombongan disambut langsung oleh Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hamyana, serta Ketua Tim Kerja Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Malang, Risna Iman Purbo Mukti. Dalam kesempatan tersebut, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai profil kampus, sistem pembelajaran, fasilitas pendidikan, hingga peluang karier lulusan Polbangtan Malang di sektor pertanian dan agribisnis.

article

Kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Polbangtan Malang Tahun 2026. Para siswa dibekali informasi seputar jalur pendaftaran, persyaratan, serta berbagai program studi yang tersedia, sekaligus diperkenalkan dengan sistem pendidikan vokasi berbasis praktik yang menjadi ciri khas Polbangtan Malang.

Dalam sambutannya, Risna Iman Purbo Mukti menekankan pentingnya regenerasi petani di Indonesia. Menurutnya, sektor pertanian saat ini tidak lagi identik dengan pekerjaan tradisional semata, melainkan telah berkembang pesat seiring kemajuan teknologi.

“Petani itu pekerjaan yang keren dan mulia. Bertani bukan lagi sekadar mencangkul, tetapi sudah memanfaatkan teknologi terintegrasi. Karena itu, jangan malu menjadi petani, sebab Indonesia sangat membutuhkan generasi muda yang siap membangun pertanian,” ujarnya.

article

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Malang, Hamyana, mengajak para siswa untuk berani melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan memanfaatkan peluang yang tersedia. Ia menegaskan bahwa Polbangtan Malang memberikan kesempatan kuliah secara gratis karena seluruh biaya pendidikan dibiayai oleh Kementerian Pertanian.

“Di Polbangtan Malang, mahasiswa dapat menempuh pendidikan tanpa dipungut biaya karena dibiayai langsung oleh Kementerian Pertanian. Ini adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih masa depan,” tuturnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Ferry Agusta Satrio
|
Editor:Tim Redaksi