314 Pemuda Indonesia-Singapura Adu Gagasan dalam ISEAC 2026
Forum Awardee Beasiswa Unggulan (FABU) menggandeng Cmerlang selaku platform edukasi dan kepemudaan di Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan SeAmplified Pte. Ltd. dari Singapura.
Jakarta – Dalam memperkuat peran generasi muda sebagai agen diplomasi dan kolaborasi lintas negara, Forum Awardee Beasiswa Unggulan (FABU) menggandeng Cmerlang selaku platform edukasi dan kepemudaan di Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan SeAmplified Pte. Ltd. dari Singapura melalui kegiatan 1st Indonesia-Singapore Essay Competition (ISEAC) 2026.
Ketua Panitia ISEAC 2026, M. Khaerul Rijal menjelaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura dalam menjadi salah satu kemitraan strategis di kawasan Asia Tenggara yang mencakup berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, teknologi, hingga pertukaran sosial dan budaya.
“Hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura sudah berlangsung lama dalam menjadi kemitraan strategis kawasan asia,” jelasnya.
Kompetisi yang bertajuk “Youth Contribution to Strengthen Indonesia-Singapore Diplomatic Relations” tersebut diikuti oleh 314 pemuda dari Indonesia dan Singapura berusia 17 hingga 35 tahun. Kompetisi ini menjadi ajang generasi muda dalam menyampaikan gagasan inovatif dan solusi nyata dalam mendukung hubungan kedua negara. Peserta tidak hanya didorong untuk menyampaikan analisis terhadap tantangan yang dihadapi kedua negara, tetapi juga menawarkan inovasi dan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan di masa depan.
Khaerul menambahkan bahwa topik yang dibahas dalam kegiatan ini cukup beragam, diantaranya penguatan kerja sama di bidang pendidikan, kewirausahaan, teknologi, ekonomi kreatif, ketahanan pangan, transformasi digital, hingga sosial budaya.
“Topik yang diangkat dalam kompetisi ini beragam ya, mulai pendidikan hingga ekonomi ada,” tambahnya.
Pada tahap awal, peserta melewati seleksi administrasi terlebih dahulu. Selanjutnya, 10 peserta terbaik yang lolos (Grand Finalists) melanjutkan ke babak final berupa presentasi hasil esai dan gagasan mereka secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, (6/6/2026).
Setelah melalui rangkaian kompetisi, terdapat tiga pemenang utama dalam kompetisi ini. Juara 1 diraih oleh Kornelia Nugrahani Putri Winursita melalui karyanya yang berjudul “Bridging Plates and Nations through Youth Innovation in Fuzzy Logic for Indonesia–Singapore Food Security.”
Juara kedua diraih oleh Aida Aleea Hamidah dari Universitas Airlangga dengan esai berjudul “The Indo-Singapore Youth Maritime Council (ISYMC): A Strategic Pivot in Addressing the Malacca Dilemma and Navigating Regional Chokepoint. Dan juara ketiga diraih oleh Sabhan Nur Fajri dari Universitas Diponegoro melalui karya “BridgeAI: A Strategy for Leveraging Artificial Intelligence as a Solution to Collaboration Challenges Among Indonesian and Singaporean Youth in the Digital Talent Sector.”
Khaerul menambahkan, penyelenggaraan kompetisi ini menjadi langkah awal kolaborasi internasional yang diharapkan mampu memperkuat diplomasi kedua negara.
“ISEAC kegiatan internasional pertama kami, melalui kompetisi ini diharapkan dapat menggali peluang kolaborasi lebih besar dan menghadirkan aksi nyata bagi kedua negara,” imbuhnya.
Co-Organizer program, Zhang Tiam juga berharap supaya kolaborasi yang telah terjalin tidak berhenti pada penyelenggaraan kompetisi semata.
“Harapan kami kerja sama ini tidak hanya berakhir pada pelaksanaan esai saja, tetapi harus berkembang melalui berbagai program kolaboratif lainnya yang melibatkan generasi muda dari Indonesia dan Singapura di masa mendatang,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

