Pak Dur Beri Klarifikasi Ke Polres Malang Soal Gerbang Bendungan Lahor
Kasus dugaan pengancaman dan perusakan dalam aksi penolakan retribusi di Gerbang Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, memasuki babak baru.
MALANG – Kasus dugaan pengancaman dan perusakan dalam aksi penolakan retribusi di Gerbang Bendungan Lahor, Kabupaten Malang, memasuki babak baru. Warga Sumberpucung, Hadi Wiyono alias Dur, dijadwalkan memenuhi panggilan pemeriksaan di Polres Malang pada Senin (6/4/2026).
Pemanggilan tersebut tertuang dalam surat yang diterbitkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang pada 1 April 2026. Dur dimintai keterangan terkait dugaan tindak pidana pengancaman dan perusakan yang dilaporkan oleh pihak pengelola retribusi.
Kasihumas Polres Malang, Bambang Subinajar, membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. “Rencana tindak lanjut kami akan memintai keterangan kepada saudari HD alias Dur pada Senin, 6 April 2026,” ujarnya.
Sebelumnya, Dur dilaporkan oleh pegawai PT XFresh Citra Perkasa, pihak ketiga yang mengelola penarikan retribusi di jalur Bendungan Lahor. Laporan tersebut berkaitan dengan aksi yang sempat viral di media sosial pada Senin (30/3/2026), saat Dur meminta petugas membuka portal agar warga dapat melintas tanpa dikenakan biaya.
Dalam kejadian itu, petugas yang sempat menolak akhirnya membuka portal setelah didesak. Sejumlah warga juga turut memasang banner bertuliskan “Portal Gratis Untuk Seluruh Rakyat Indonesia”.
Menanggapi laporan tersebut, kepada TIMES Indonesia, Dur sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses hukum yang berjalan. Ia juga memastikan akan bersikap kooperatif dengan memenuhi panggilan kepolisian.
Meski demikian, Dur membantah telah melakukan tindakan perusakan selama aksi berlangsung. Ia menegaskan bahwa tidak ada fasilitas yang dirusak, termasuk saat pemasangan banner di lokasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

