Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Bata Laka Lantas Tunggal di Sentong Lawang
Kondisi truk bermuatan bata yang mengalami laka tunggal diduga tidak kuat menanjak, di jalur jembatan Sentong Lawang Kabupaten Malang, Jum'at (5/6/2026). (Foto: relawan Lawang)

Tak Kuat Menanjak, Truk Bermuatan Bata Laka Lantas Tunggal di Sentong Lawang

Peristiwa kecelakaan tunggal dialami pengemudi truk di jalur Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (5/6/2026) sore.

TIMES Malang,Jumat 5 Juni 2026, 20:38 WIB
153
K
Khoirul Amin

MALANGPeristiwa kecelakaan tunggal dialami pengemudi truk di jalur Lawang, Kabupaten Malang, pada Jumat (5/6/2026) sore. Lokasi kejadian, tepatnya di jembatan Sentong Lama Lawang.

Kronologi kejadian sesuai keterangan warga, laka tunggal ini terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Mobil truk yang mengalami laka tunggal di Jembatan Sentong Lawang ini awalnya melintas di jalur menanjak ke arah jembatan tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi, truk ini bermuatan bata ringan dan melawati Jembatan Sentong. Awalnya pengemudi sudah diperingatkan warga, karena kendaraan tampak tidak kuat melewati tanjakan," terang Herdian, warga yang juga relawan yang ikut berada di lokasi kejadian tersebut, Jum'at (5/6/2026) malam.

Akibatnya, mobil hilang keseimbangan dan akhirnya terbalik. Kondisi korban pengemudi truk nahas tersebut diketahui mengalami cedera pada kepala, dan sudah dalam penanganan di RSUD Lawang.

Kecelakaan tunggal truk yang terbalik ini dilaporkan tidak memicu kemacetan arus lalu lintas di jalur tersebut. Jalan di lokasi jembatan Sentong ini hanya menghubungkan antardesa wilayah setempat.

"Arus lalu lintas terkendali. Saat ini bersama petugas Polsek Lawang tengah menunggu mobil derek untuk mengevakuasi truk yang terbalik itu," demikian Hardian. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Imadudin Muhammad