Warga Minta Tanggung Jawab Pemkot Malang Gegara Banyak Jalan Berlubang
TIMES Malang/Jalan lubang dan rusak di kawasan Pasar Gadang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)

Warga Minta Tanggung Jawab Pemkot Malang Gegara Banyak Jalan Berlubang

Warga merasa Pemkot Malang setengah-setengah dalam menangani persoalan jalan rusak ataupun jalan berlubang.

TIMES Malang,Senin 23 Februari 2026, 14:41 WIB
2.7K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGWarga merasa Pemkot Malang setengah-setengah dalam menangani persoalan jalan rusak ataupun jalan berlubang. Pasalnya, masih banyak ditemui jalan berlubang, bahkan sampai memakan korban.

Hal tersebut sempat terjadi di sejumlah wilayah, seperti di Jalan Langsep hingga Jembatan Brantas, Kota Malang.

Pantauan TIMES Indonesia, yang berada di Jalan Langsep sudah tertangani atau ditambal oleh Pemkot Malang setelah memakan korban.

Salah satu warga bernama Eko (57) mengaku mengetahui adanya pengendara yang terperosok akibat lubang bersar di kawasan Jalan Langsep. Namun, tak butuh waktu lama atau tepat setelah kejadian atau tepatnya pada Minggu (22/2/2026) kemarin malam, para petugas langsung menambalnya.

“Iya kemarin malam saya liat ada yang jatuh kayaknya. Tapi ini sudah ditambal. Mungkin kemarin malam langsung ditambal,” ujar Eko, Senin (23/2/2026).

Ia mengungkapkan, memang kawasan Jalan Raya Langsep kerap sekali menjadi maut bagi para pengendara. Sebab, banyaknya jalan berlubang apalagi saat malam hari dengan penerangan yang kurang, kerap memakan korban.

“Disini itu jalan lubang sering. Walaupun sudah ditambal, kadang beberapa bulan gitu berlubang lagi, mangkannya banyak korban,” ungkapnya.

Ia pun melihat bahwa perbaikan ini hanya setengah-setengah atau kurang serius.

“Ya gimana, harusnya pemerintah tanggungjawab. Lah ini ditambal, nanti lubang lagi. Kayak setengah-setengah,” katanya.

Senada dengan Eko, warga lain di kawasan Jalan Rajasa atau sekitaran Pasar Gadang, Rusdi mengaku cukup khawatir dengan adanya lubang di tengah jalan.

Apalagi, ia melihat ada beberapa jalan berlubang yang cukup dalam dan ini membahayakan.

“Bahaya mas, kalau pengendara gak hati-hati ya bisa jatuh. Ada yang lubangnya cukup dalam tapi gak lebar,” kata Rusdi.

Sementara, pengendara lain yang melintas di kawasan Jembatan Berantas, Bagus juga menginginkan pihak Pemkot Malang bisa bergerak cepat dan memetakan jalan berlubang untuk diperbaiki.

“Harusnya semua diperbaiki. Nah masih banyak sama disini. Kan setengah-setengah,” ucap Bagus. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Ferry Agusta Satrio