Progres Pembangunan SPAM Sudah 60 Persen, Ditarget Rampung Desember
SPAM Pagak di Kabupaten Malang terus menunjukkan perkembangan positif.
MALANG – Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pagak di Kabupaten Malang terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Juni 2026, progres pembangunan infrastruktur air bersih yang didanai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut telah mencapai sekitar 60 persen.
Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi, mengatakan proyek SPAM Pagak menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan air bersih di wilayah Malang Selatan, khususnya kawasan barat.
Tahun ini, pembangunan SPAM Pagak mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp60 miliar dari Kementerian PU dan ditargetkan rampung pada akhir 2026.
"Progresnya sekarang sudah 60 persen. Insya Allah nanti Desember sudah selesai dan bisa melayani SMA Taruna Nusantara sekaligus masyarakat di sekitar kawasan tersebut," ujar Syamsul Hadi.
Ia menjelaskan, proyek tersebut awalnya dirancang untuk memenuhi kebutuhan air bersih SMA Taruna Nusantara yang telah diresmikan Presiden RI beberapa waktu lalu. Namun, Perumda Tirta Kanjuruhan kemudian melakukan pendekatan kepada Kementerian PU agar kapasitas layanan diperbesar sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
Menurut Syamsul, hasil koordinasi tersebut membuat kapasitas SPAM yang semula hanya dirancang sekitar 10 liter per detik meningkat drastis menjadi 240 liter per detik.
"Awalnya memang hanya untuk SMA Taruna Nusantara. Tapi kami melakukan pendekatan kepada Kementerian PU untuk digabungkan dengan kepentingan masyarakat. Sehingga yang semula hanya 10 liter per detik menjadi 240 liter per detik," katanya.
Dengan kapasitas tersebut, SPAM Pagak nantinya mampu melayani kebutuhan air bersih di lima kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Kepanjen, Pagak, Bantur, Donomulyo, dan Kalipare.
Syamsul menyebut proyek ini menjadi fondasi awal pengembangan layanan air minum di kawasan Malang Selatan bagian barat yang selama ini masih membutuhkan perluasan akses air bersih perpipaan.
"Ini luar biasa karena bisa menangani lima kecamatan. Jadi untuk mengawali pelayanan di Malang Selatan, khususnya wilayah barat, memang diawali dari SPAM yang sedang dibangun sekarang," jelasnya.
Selain memperluas cakupan layanan, keberadaan SPAM Pagak juga diproyeksikan mampu meningkatkan jumlah pelanggan Perumda Tirta Kanjuruhan secara signifikan. Perusahaan daerah tersebut menargetkan tambahan sekitar 24 ribu pelanggan baru setelah proyek beroperasi penuh.
Saat ini, Perumda Tirta Kanjuruhan telah melakukan pendataan calon pelanggan yang berada di wilayah layanan SPAM Pagak guna mempercepat proses penyambungan rumah ketika proyek selesai dibangun.
"Diharapkan bisa menambah pelanggan sekitar 24 ribu. Kami juga sudah melakukan pendataan calon pelanggan yang nantinya akan menikmati layanan dari SPAM yang saat ini sedang dibangun," ungkap Syamsul.
Dengan dukungan anggaran pemerintah pusat dan kapasitas produksi yang besar, SPAM Pagak diharapkan menjadi salah satu proyek strategis penyediaan air bersih di Kabupaten Malang yang mampu meningkatkan akses layanan air minum aman bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan kawasan pendidikan dan pertumbuhan ekonomi di Malang Selatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

