1.194 Petugas Kebersihan Dikerahkan DLH Malang untuk Dukung Puncak 1 Abad NU
Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang kerahkan 1.194 petugas kebersihan dengan sistem shift 24 jam dan tambahan fasilitas sanitasi untuk mendukung acara puncak Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana.
MALANG – Menyambut gelaran akbar Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mengerahkan 1.194 petugas kebersihan. Personel tersebut disebar di titik-titik strategis, terutama di dalam dan sekitar Stadion Gajayana, untuk menjaga kebersihan selama acara berlangsung.
Plh. Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyebutkan sekitar 500 personel dipusatkan di area stadion. Para petugas akan bekerja dengan sistem lima shift selama 24 jam untuk memastikan lingkungan tetap bersih.
“Operasional petugas kami bagi dalam shift mulai pagi, sore, malam pukul 21.00 WIB, 23.00 WIB, 01.00 WIB, hingga shift dini hari menjelang salat Subuh dan setelah acara usai,” jelas Raymond, Sabtu (7/2/2026).
Tidak hanya mengerahkan petugas, DLH Kota Malang juga berkoordinasi dengan Pemkot Batu dan Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang untuk penyediaan fasilitas sanitasi. Sejumlah mobil toilet telah disiagakan di lokasi-lokasi penunjang.
“Kota Batu menyumbang dua unit mobil toilet yang ditempatkan di sisi timur Stadion Gajayana. Fasilitas serupa juga disiapkan di Jalan Semeru dekat Perpustakaan dan area parkir barat stadion dari Kabupaten Malang,” ujarnya.
Untuk toilet portable, Kota Malang menyediakan 12 bilik yang terbagi dalam dua unit. Sementara dari Kota Batu tersedia delapan bilik dalam dua unit. Di dalam Stadion Gajayana, selain fasilitas permanen, telah ditambahkan 50 bilik toilet portabel untuk mengantisipasi kebutuhan jemaah.
Lebih lanjut, Gamaliel menyampaikan bahwa seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelurahan, dan kecamatan di Kota Malang akan beroperasi 24 jam selama acara. Kebijakan ini merupakan arahan langsung Wali Kota Malang untuk memudahkan jemaah, khususnya dari luar kota.
“Dengan layanan yang dibuka nonstop, diharapkan jemaah yang datang dari berbagai daerah bisa merasa lebih terbantu dan nyaman,” pungkas Gamaliel. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



