Sistem Kawal Wilayah, Banser Jatim Kerahkan Ribuan Personel untuk Amankan  1 Abad NU di Kota Malang
TIMES Malang/Pasukan Banser dan pasukan pengamanan lainnya setelah apel sore di lapangan tenis Stadion Gajayana sore hari (7/2/2026). (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Sistem Kawal Wilayah, Banser Jatim Kerahkan Ribuan Personel untuk Amankan 1 Abad NU di Kota Malang

Sebanyak 5.000 personel Banser dikerahkan untuk amankan rangkaian Harlah 1 Abad NU di Malang. Mereka bertugas di area utama, hotel, hingga jalur kedatangan jemaah dengan sistem pengawalan terintegrasi.

TIMES Malang,Sabtu 7 Februari 2026, 19:54 WIB
40.5K
M
Miranda Lailatul Fitria (MG)

MALANGSebanyak 5.000 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dikerahkan untuk mengawal pengamanan peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang, 7-8 Februari 2026. Pasukan yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur itu telah menjalani apel kesiapan dan pembagian tugas.

Rizza Ali Faizi, Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Jawa Timur Banser, menyatakan apel difokuskan pada pengecekan pasukan dan penjabaran rencana pengamanan yang terbagi per wilayah.

“Karena melibatkan banyak daerah, pola pengamanannya kami bagi berdasarkan wilayah asal personel,” ujar Rizza.

Untuk cakupan Malang Raya, yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, Banser memusatkan sekitar 2.000 personel di area utama kegiatan. Sisanya, tersebar di titik-titik pendukung seperti jalur kedatangan jemaah, area penginapan, dan kawasan VIP.

“Yang berada di dalam area stadion sekitar 2.000 personel. Selebihnya bertugas di luar, termasuk di hotel-hotel dan lokasi strategis lainnya,” jelasnya.

Sistem pengamanan dirancang secara terintegrasi dengan mekanisme pengawalan jemaah sejak dari daerah asal. Banser dari kabupaten seperti Jombang, Jember, dan Kediri bertugas mengantar kelompok jemaahnya hingga tiba di lokasi yang telah ditentukan.

Tugas operasional mereka mencakup beragam sektor, mulai dari pengaturan arus lalu lintas dan parkir, pengamanan jalur pejalan kaki, pengarahan massa, hingga penjagaan fasilitas umum seperti toilet dan papan penunjuk arah.

“Setiap kelompok jemaah sudah memiliki plot sektornya masing-masing. Dari titik turun hingga masuk lokasi, semuanya sudah ada petugas yang mengarahkan,” imbuh Rizza.

Meski diguyur hujan, seluruh proses persiapan dan pengawalan berjalan lancar. Tingkat kesiapan pengamanan oleh Banser dilaporkan telah mencapai 90 persen.

“Alhamdulillah persiapan kami sudah sekitar 90 persen. Harapannya, acara dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses,” tutupnya.

Dalam gelaran ini, Banser berkoordinasi dengan kepolisian, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan elemen pengamanan lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif selama perhelatan satu abad NU berlangsung. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Miranda Lailatul Fitria (MG)
|
Editor:Tim Redaksi