Gereja HKBP Malang Fasilitasi Penuh Jemaah Mujahadah Kubro
TIMES Malang/Perwakilan Gereja HKBP bersama Wali Kota Malang dan Kapolresta Malang Kota mempersiapkan fasilitas bagi jemaah 1 Abad NU. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)

Gereja HKBP Malang Fasilitasi Penuh Jemaah Mujahadah Kubro

HKBP Malang membuka fasilitas gereja untuk mendukung Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, 7–8 Februari 2026, sebagai wujud persaudaraan lintas iman dan kebersamaan NKRI.

TIMES Malang,Sabtu 7 Februari 2026, 07:35 WIB
79.9K
R
Rizky Kurniawan Pratama

TIMESINDONESIAGereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Malang membuka fasilitas gereja untuk mendukung pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang berpusat di Stadion Gajayana, 7-8 Februari 2026. 

Pengurus HKBP Malang, Pendeta Melva Sitompul, mengatakan pihaknya menyediakan gereja sebagai tempat istirahat sementara bagi jemaah yang datang dari berbagai daerah. Selain itu, gereja juga menyiapkan makanan ringan dan air mineral untuk membantu kebutuhan jemaah.

“Kami sebagai teman dan sahabat untuk saudara-saudara kami dari NU memberikan gereja ini sebagai tempat istirahat sementara. Kami juga menyediakan snack dan air mineral untuk para jemaah,” ujar Melva, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, gereja mulai dibuka untuk jemaah pada Sabtu pukul 16.00 WIB hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Setelah itu, gereja akan kembali dibuka pada Minggu pagi untuk melanjutkan pelayanan bagi para jemaah.

Menurut Melva, keputusan membantu jemaah Mujahadah Kubro dilandasi semangat persaudaraan dan kebersamaan sebagai warga negara Indonesia. Ia menegaskan bahwa perbedaan agama dan suku tidak menjadi penghalang untuk saling mendukung.

“Kami satu NKRI, satu kedaulatan. Boleh berbeda agama dan suku, tetapi tetap satu bangsa. Itu yang menjadi dasar kami membantu,” ungkapnya.

Melva juga menuturkan, sebagai komunitas pendatang di Kota Malang, pihaknya merasa perlu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bentuk rasa terima kasih karena telah diterima dan diberi ruang hidup di Kota Malang.

“Kami juga pendatang di Kota Malang. Karena sudah diberikan tempat, maka kami juga ingin menyambut saudara-saudara yang datang ke kota ini,” katanya.

Untuk mendukung kenyamanan jemaah, HKBP Malang menyiapkan sekitar 300 kursi yang dapat digunakan di area dalam maupun luar gereja. Jika kapasitas tersebut belum mencukupi, gereja juga menyiapkan ruang tambahan yang mampu menampung lebih banyak jemaah.

Selain itu, gereja menyediakan fasilitas kamar mandi dan toilet yang dapat digunakan para jemaah. Bantuan lain berupa roti serta air mineral juga disiapkan untuk menunjang kebutuhan jemaah selama beristirahat.

Dalam rangka mendukung kegiatan Mujahadah Kubro, HKBP Malang juga menyesuaikan jadwal ibadah Minggu. Biasanya, gereja menggelar lima kali ibadah, yaitu sekolah minggu pukul 07.30 WIB, ibadah pukul 10.00 WIB, 15.00 WIB, dan 17.00 WIB. Namun, khusus pada momentum tersebut, ibadah hanya dilaksanakan dua kali, yakni pukul 15.00 WIB dan 17.00 WIB.

“Ibadah pagi sementara kami tiadakan agar gereja bisa digunakan sebagai tempat istirahat jemaah. Gereja akan kembali dibuka pada Minggu pagi mulai pukul 07.30 WIB,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi