PCNU Kota Malang Terapkan Sistem Undangan pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU
TIMES Malang/Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah saat ditemui di Stadion Gajayana. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)

PCNU Kota Malang Terapkan Sistem Undangan pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU

PCNU Kota Malang menerapkan sistem undangan pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana untuk mengantisipasi lonjakan jemaah. Pengamanan, layanan kesehatan, dan pengaturan jemaah terus dimatangkan jelang H-3 acara.

TIMES Malang,Rabu 4 Februari 2026, 16:24 WIB
36.3K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGPCNU Kota Malang terus mematangkan persiapan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada 7–8 Februari 2026. Sejumlah persiapan teknis, termasuk pemasangan panggung utama di area dalam stadion, mulai dilakukan sejak Rabu (4/2/2026).

Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, mengatakan bahwa fokus utama panitia adalah pengelolaan kedatangan jemaah yang diprediksi mencapai hingga 100 ribu orang. Sementara itu, kapasitas Stadion Gajayana hanya mampu menampung sekitar 25.000 jemaah.

Kondisi tersebut mendorong panitia menerapkan sistem undangan bagi jemaah yang akan masuk ke dalam area stadion. Setiap jemaah diwajibkan menunjukkan kartu undangan yang dibagikan melalui penanggung jawab (PIC) masing-masing PCNU di titik drop zone.

“Kita pakai sistem undangan. Kartu dibagikan oleh PIC kabupaten/kota. Setiap bus juga didampingi LO dari awal keberangkatan sampai penempatan parkir,” ujar KH Isroqunnajah yang akrab disapa Gus Is, Rabu (4/2/2026).

Di dalam stadion, jemaah akan duduk lesehan di lapangan, sementara area tribun diprioritaskan untuk jemaah laki-laki. Selain itu, panitia menyiapkan videotron di sejumlah titik di luar stadion, mengingat kawasan Jalan Semeru, Kawi, hingga Ijen diprediksi dipadati jemaah.

“Videotron kita siapkan. Untuk jumlahnya masih kita pastikan titiknya, karena prediksi jalanan di area luar stadion akan dipenuhi jemaah,” ungkapnya.

Dari sisi pengamanan, sekitar 1.800 personel Banser Malang Raya akan diterjunkan, dibantu Pagar Nusa, Ansor, dan Fatayat. Personel Banser akan disebar di berbagai persimpangan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan mengarahkan jemaah.

Sementara itu, untuk layanan kesehatan, seluruh ambulans puskesmas di Kabupaten Malang disiagakan lengkap dengan tenaga medis. Akses Jalan Kahuripan juga direncanakan menerapkan skema contraflow guna mempermudah mobilitas ambulans menuju RS Hermina dan RS Melati Husada.

“Banser sudah disiapkan dan kita koordinasikan se-Malang Raya. Untuk layanan kesehatan sudah kita titikan di setiap kawasan. Pematangan akan terus dilakukan, karena ini sudah H-3,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi