Hari Kelima Pekan Islami PT ACA XIX Penuh Gembira, Hafal Pancasila dan Menyanyi Indonesia Raya
Hari kelima, Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) ke XIX, Jumat (6/3/2026) siang hingga petang tadi di tiga Kecamatan, Kasembon, Ngantang dan Pujon, isinya Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan mengajak anak-anak yatim bergembira.
MALANG – Hari kelima, Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) ke XIX, Jumat (6/3/2026) siang hingga petang tadi di tiga Kecamatan, Kasembon, Ngantang dan Pujon, isinya Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan mengajak anak-anak yatim bergembira, menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Titik pertama hingga ketiga mulai dari Kasembon, Ngantang hingga Pujon, Iwan Kurniawan yang selalu didapuk memberikan sambutan, dan yang selalu ia tolak, memilih mengajak anak-anak kedalam momen bagi-bagi hadiah, mengajak berjoget, menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya beramai-ramai. Alhasil anak-anak yatim kali ini benar-benar larut dalam kegembiraan.
Total ada 780 anak yatim dari wilayah Kecamatan Kasembon (158), Ngantang (289), dan Pujon (323) hari ini disantuni.
Iwan sendiri tampak begitu gembira bersama anak-anak yatim yang tadinya penuh dengan rasa sedih, rindu dan sendu itu. Namun untuk memecah ketiga hal itu, Iwan Kurniawan tak pernah kehabisan ide. Maka diajaklah anak-anak maju ke depan. Diberi kuis. Macam-macam kuisnya, ada tentang matematika mulai pengurangan, penambahan hingga perkalian, dan menyanyi.

Sayangnya dari beberapa anak kelas 8, atau kelas 2 SMP, untuk kuis 8X7 saja tidak bisa menjawab. Namun Iwan tak memutusnya sampai disitu, kepada anak itu masih diberi kesempatan untuk menjawab kuis matematika sampai bisa menjawab dengan benar. Begitu juga dengan penambahan dan pengurangan.
"Sebenarnya bagi saya hasilnya bukan karena ia tidak bisa menjawab soal perkalian, namun keberaniannya maju ke depan, berdiri di depan orang banyak, kompak , itu yang saya senang dan bangga dengan mereka. Masih banyak kesempatan yang bisa mereka raih di masa-masa mendatang. Tidak apa-apa, kekurangan itu akan bisa terpenuhi sepanjang interaksi antara mereka dengan yang mengajarinya terus berlanjut," tutur Iwan.
Begitu juga dengan ketika anak-aak yatim itu diminta menghafal Pacasila atau menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. "Menyampaikannya dengan lantang, kompak dan tegas, itu sudah sangat bagus. Saya percaya kedepan pasti akan lebih bagus lagi," ujarnya lagi.
Soal menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menghafal Pancasila, menurut Iwan Kurniawan penting untuk terus dipush. Karena didalamnya memuat panduan moral. Lagu Indonesia Raya menekankan tentang cinta tanah air. Sekali lagi, Iwan Kurniawan menngatakan, bahwa pembangunan karakter yang dimulai dari usia dini itu penting.
"Menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia raya adalah salah satu pondasinya.
Pancasila mengajarkan kita untuk hidup rukun, bersatu, dan toleran di tengah keberagaman Indonesia atau Bhineka Tunggal Ika itu. Nilai-nilai luhur yang diajarkan meliputi ketuhanan, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan, musyawarah untuk mufakat, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Nah hal itu harus selalu ditanamkan pada anak-anak," kata Iwan Kurniawan.
Karena itu, dalam setiap pertemuan degan anak-anak yatim, Iwan Kurniawan selalu mengambil sesi untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bersama-sama atau mengucapkan sila-sila di dalam Pancasila. Ia mengatakan, hal ini penting untuk selalu digemakan, agar kelak bila anak-anak sudah dewasa maka nilai-nilai itu akan tertanam dengan kuat dalam dirinya.
Karena itu kedepan, Iwan Kurniawan tidak hanya "memburu" soal membntuk karakter dan IQ anak yatim saja, tetapi juga soal cinta tanah air.

Iwan sendiri juga tengah mempersiapkan reword bagi anak-anak yatim yang memiliki prestasi. Reword itu akan diberikan tahun depan kepada anak-anak yatim yang berprestasi, bukan hanya dibidang keagamaan saja, tetapi juga prestasi di bidang akademik lainnya. Tujuannya agar anak-anak yatim khususnya, semakin giat dalam belajarnya. "Pokoknya tahun depan apapun juaranya akan diberikan hadiah. Bukan hanya hafal Al Quran, tetapi juga juara lain dalam bidang akademik. Biar dibicarakan bersama tim, termasuk dengan Fatayat nantinya," katanya.
Camat Kasembon, Deny Capariyanto, SE, MSi yang ternyata puluhan tahun yang lalu pernah menjadi karyawannya Iwan Kurniawan berterimakasih atas agenda rutin penyerahan santunan yang digelar PT ACA ini. Iapun mendoakan agar komisaris utama PT ACA itu selalu sehat, agar tahun depan bisa kembali memberi santunan anak-anak yatim. Hal yang sama juga dikemukan]kan Camat Ngantang yang diwakili oleh seorang kepala desa dan Camat Pujon, Indra Gunawan.
Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) ke XIX, hari kelima, Jumat (6/3/2026) siang hingga petang tadi berbalut kegembiraan bagi ana-anak yatim di tiga Kecamatan, Kasembon, Ngantang dan Pujon, karena Komisaris Utama PT ACA, Iwan Kurniawan mengisinya memang dengan mengajak anak-anak yatim bergembira, menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



