Trans Jatim Nonaktifkan Empat Shelter di Kota Malang Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU
TIMES Malang/Operasional Bus Trans Jatim di Koridor Malang. (FOTO: Tria Adha/TIMES Indonesia)

Trans Jatim Nonaktifkan Empat Shelter di Kota Malang Selama Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Pengoperasian Bus Trans Jatim di wilayah Kota Malang mengalami penyesuaian selama pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama.

TIMES Malang,Jumat 6 Februari 2026, 15:22 WIB
40.8K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGPengoperasian Bus Trans Jatim di wilayah Kota Malang mengalami penyesuaian selama pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Stadion Gajayana pada 7–8 Februari 2026.

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Cito Eko Yuly Saputro mengatakan, terdapat empat titik henti Bus Trans Jatim yang dinonaktifkan sementara karena berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas. Empat titik tersebut meliputi Shelter Kayutangan, Rambu Ijen, Shelter Ijen, dan Shelter Kawi.

“Empat titik yang kami nonaktifkan itu untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi kegiatan Harlah 1 Abad NU,” ujar Cito, Jumat (6/2/2026).

Ia mengungkapkan, penonaktifan shelter mulai berlaku pada Sabtu (7/2/2026) pukul 15.00 WIB hingga Minggu (8/2/2026). Khusus pada hari Minggu, pengoperasian kembali shelter bersifat tentatif, menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.

“Untuk tanggal 8 Februari, shelter akan diaktifkan kembali apabila kondisi sudah memungkinkan. Jika kepadatan kendaraan sudah berkurang dan tidak ada parkir yang menghambat, maka shelter langsung dioperasikan kembali,” ungkapnya.

Cito mengakui kebijakan tersebut berdampak pada penumpang, terutama pengguna yang biasa naik maupun turun di empat titik shelter tersebut.

“Pasti ada dampaknya. Penumpang yang biasanya mengakses empat titik itu untuk sementara tidak dapat menggunakannya,” katanya.

Meski demikian, operasional Bus Trans Jatim secara keseluruhan tetap berjalan normal. Penyesuaian hanya dilakukan pada empat shelter yang berada di sekitar kawasan Stadion Gajayana.

“Operasional tetap berjalan. Hanya empat titik tersebut yang sementara tidak dilalui karena diperkirakan terjadi kepadatan tinggi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Stadion Gajayana Kota Malang menjadi pusat pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama pada 7–8 Februari 2026. Kegiatan keagamaan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut diperkirakan dihadiri hingga 100 ribu jemaah dari berbagai daerah, khususnya wilayah Jawa Timur. Tak hanya itu, Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan akan hadir dalam kegiatan tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi