Rekomendasi Wisata Alam di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang Yang Patut Dikunjungi
TIMES Malang/Salah satu wisata yang ada di Kecamatan Ngajum Malang, Lembah Indah. (Foto: Lembah Indah Malang)

Rekomendasi Wisata Alam di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang Yang Patut Dikunjungi

Jelajahi keindahan Kecamatan Ngajum, Malang: Lembah Indah dengan glamping, Center Nanas ikonik, Hutan Pinus Umbulrejo, hingga Umbulan Tanaka bergaya Jepang. Cocok untuk liburan keluarga.

TIMES Malang,Jumat 27 Maret 2026, 15:21 WIB
103
A
Achmad Fikyansyah

MALANGKecamatan Ngajum di Kabupaten Malang dikenal memiliki beragam destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Berada di kawasan lereng Gunung Kawi, wilayah ini menawarkan panorama alam pegunungan yang sejuk serta berbagai wisata berbasis sumber air, hutan, hingga wisata edukasi keluarga.

Beberapa destinasi bahkan menjadi tujuan favorit wisatawan karena menghadirkan pengalaman wisata yang unik. Berikut sejumlah wisata yang berada di Kecamatan Ngajum dan menjadi pilihan rekreasi masyarakat.

1. Lembah Indah Malang

Salah satu destinasi yang cukup populer adalah Lembah Indah Malang yang berada di Desa Balesari. Tempat wisata ini menawarkan panorama lembah hijau dengan latar Gunung Kawi serta konsep wisata alam terpadu.

Di kawasan ini pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti glamping (glamour camping), camping ground, outbound, hingga wahana permainan seperti flying fox dan ATV.

Selain itu, Lembah Indah juga menyediakan kegiatan edukatif seperti bercocok tanam dan memberi makan hewan ternak, sehingga cocok untuk wisata keluarga maupun kegiatan edukasi alam.

2. Wisata Center Nanas

Wisata lainnya adalah Center Nanas yang berada di Desa Palaan, Kecamatan Ngajum. Destinasi ini merupakan tempat rekreasi keluarga dengan suasana sejuk dan fasilitas cukup lengkap.

Tempat ini memiliki berbagai fasilitas seperti kolam renang, playground anak, gazebo untuk bersantai, serta kafe yang menyajikan aneka makanan ringan. Ikon utama dari tempat ini adalah patung nanas raksasa yang sering menjadi spot foto favorit pengunjung.

Wisata ini juga memiliki konsep pemberdayaan desa dengan memanfaatkan potensi buah nanas yang menjadi komoditas lokal masyarakat setempat.

3  Wisata Air Sumber Umbulan

Kecamatan Ngajum juga memiliki wisata berbasis mata air alami, salah satunya Sumber Umbulan. Wisata ini menawarkan kolam pemandian yang dialiri air dari sumber mata air alami sehingga airnya jernih dan segar.

Keberadaan sumber air alami ini menjadikan tempat tersebut sebagai pilihan wisata sederhana bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana alam sekaligus bermain air.

4. Hutan Pinus Umbulrejo

Destinasi lain yang cukup dikenal adalah kawasan Umbulrejo. Tempat ini dikenal sebagai wisata alam sekaligus wisata religi yang memiliki suasana sejuk dengan pepohonan besar yang rindang.

Di kawasan ini terdapat petilasan dan makam tokoh yang dihormati masyarakat, sehingga sering menjadi lokasi ziarah maupun kegiatan tradisi seperti bersih desa.

Selain nilai spiritual, suasana hutan yang teduh menjadikan kawasan ini cocok untuk wisata alam dan mencari ketenangan.

5. Embung Babadan

Embung Babadan juga menjadi salah satu potensi wisata di wilayah Ngajum. Embung atau waduk kecil ini awalnya dibangun untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian.

Namun seiring waktu, kawasan sekitar embung mulai dimanfaatkan sebagai tempat rekreasi masyarakat karena pemandangannya yang terbuka dan udara yang sejuk khas kawasan pegunungan.

6. Umbulan Tanaka

Tak jauh dari wilayah Ngajum, terdapat juga Umbulan Tanaka yang menawarkan konsep wisata air dengan nuansa Jepang. Tempat ini memanfaatkan aliran sungai alami yang dihiasi ornamen seperti lampion, gazebo, dan bunga sakura buatan.

Pengunjung dapat bermain air di aliran sungai yang jernih, menikmati kuliner di area kafe, hingga mencoba aktivitas river tubing ringan.

Wisata ini menjadi salah satu destinasi yang cukup populer karena menawarkan suasana berbeda dengan konsep taman air bergaya Jepang di tengah alam Malang. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Faizal R Arief