Off Road Jeep di Malang Jadi Ajang Promosi Wisata hingga Bakti Sosial
TIMES Malang/Off Road di Kecamatan Turen yang diikuti oleh Bupati Malang HM Sanusi sebagai ajang promosi wisata alam di Kabupaten Malang. (Istimewa)

Off Road Jeep di Malang Jadi Ajang Promosi Wisata hingga Bakti Sosial

Off road menjadi tren yang digemari di wilayah Kabupaten Malang. Selain ajang olahraga otomotif, off road jeep menjadi sarana promosi wisata hingga bakti sosial.

TIMES Malang,Rabu 18 Februari 2026, 14:49 WIB
326
A
Achmad Fikyansyah

MALANGKegiatan off road jeep menjadi salah satu tren yang banyak digemari di wilayah Kabupaten Malang. Tidak hanya menjadi ajang olahraga otomotif, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi wisata alam hingga kegiatan bakti sosial untuk masyarakat.

Banyak pimpinan daerah di Bumi Kanjuruhan yang gemar dengan aktivitas ini. Salah satunya seperti Bupati Malang HM Sanusi. Dia nampak aktif mengikut beragam kegiatan off road di berbagai wilayah Malang. Terbaru, pada pertengahan Februari 2026 ini, off road dilakukan di jalur Turen - Ampelgading dan juga Kecamatan Pagak.

Di Turen, kegiatan offroad dimulai dari Pendopo Pabrik Keripik Lumba-lumba di Kecamatan Turen dan berakhir di kawasan Candi Jawar yang berada di lereng Gunung Semeru, Kecamatan Ampelgading.

Dalam kegiatan tersebut, Sanusi menaiki kendaraan offroad Toyota Land Cruiser 4x4 dan melintasi berbagai jalur menantang, mulai dari jalur hutan jati berkelok, hamparan lahan tebu, hingga medan berbatu ekstrem.

Menurut Sanusi, jalur yang dilalui sengaja dipilih sebagai bagian dari promosi wisata alam di Kabupaten Malang.

“Rute yang dipilih merupakan ajang promosi jalur pariwisata berbasis alam menuju Candi Jawar lereng Gunung Semeru. Sekaligus mengenalkan kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan menikmati keindahan alam Kabupaten Malang,” tutur Sanusi.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi agenda offroad terakhir sebelum memasuki bulan Ramadan.

“Kegiatan offroad promosikan potensi wisata di Kabupaten Malang hari ini adalah yang terakhir sebelum memasuki bulan Ramadhan. Kita bertemu kembali di kegiatan offroad berikutnya seusai Lebaran mendatang. Kita agendakan ke Wisata Budug Asu, di wilayah Kecamatan Lawang,” tandasnya.

Selain sebagai sarana promosi wisata, kegiatan offroad juga dimanfaatkan untuk kegiatan sosial. Seperti yang dilakukan di Kecamatan Pagak pada Minggu (15/2/2026). Sanusi bersama komunitas Jip Lintas Selatan mengikuti kegiatan bakti sosial Jip Amal 2026 di Kecamatan Pagak.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk penggalangan dana pembangunan Masjid Baitul Gufron. Dalam kesempatan itu, Sanusi mengapresiasi inisiatif komunitas offroad yang memadukan hobi dengan kegiatan sosial.

“Ini contoh nyata bahwa hobi bisa menjadi ladang amal, bahwa kegemaran bisa menjadi jembatan keberkahan,” ujarnya.

Kegiatan offroad yang dikemas dengan unsur promosi wisata dan bakti sosial ini menunjukkan potensi besar olahraga otomotif sebagai media pembangunan daerah.

Selain membuka akses dan mengenalkan destinasi wisata baru, kegiatan tersebut juga memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan memanfaatkan jalur-jalur alam yang ada, Pemerintah Kabupaten Malang berharap sektor pariwisata berbasis alam semakin berkembang, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Malang selatan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Achmad Fikyansyah
|
Editor:Ferry Agusta Satrio