TIMES MALANG, MALANG – Di tengah dinamika sosial, gelombang protes, hingga berbagai potensi gangguan keamanan, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono tampil di barisan terdepan memimpin jajarannya menjaga stabilitas dan keutuhan NKRI. Bersinergi dengan TNI, Pemkot Malang, serta berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, ia mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, disertai tindakan tegas yang terukur dalam setiap pengendalian situasi.
Astacita Presiden Republik Indonesia serta arahan pimpinan tertinggi Polri menjadi pijakan utama Nanang dalam menjalankan kepemimpinannya. Selain memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), ia juga menunjukkan komitmen kuat mengawal program-program prioritas nasional. Salah satunya melalui pengamanan dan pendampingan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) demi mewujudkan generasi anak Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Tak berhenti di situ, Polresta Malang Kota di bawah kepemimpinan Nanang juga menginisiasi vaksinasi HPV gratis bagi 6.500 anak perempuan usia 15 tahun. Langkah ini menjadi upaya konkret mencegah kanker serviks sekaligus mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia.
“Asta Cita Presiden, khususnya kepedulian terhadap gizi anak melalui program MBG, menjadi prioritas kami sebagai pengayom masyarakat. Kami lengkapi dengan menghadirkan rasa aman dan bahagia bagi anak-anak agar tumbuh kembang fisik, psikis, dan kecerdasannya optimal,” ujar Nanang, Minggu (11/1/2026).
Ia menambahkan, selama memimpin Polresta Malang Kota, perlindungan terhadap kelompok rentan menjadi perhatian khusus, terutama penanganan kasus yang melibatkan anak dan perempuan.
Sejak menjabat sebagai Kapolresta, Nanang juga menggulirkan program Commander Wish yang dilaksanakan setiap pagi. Program ini menjadi pemicu peningkatan disiplin anggota sekaligus kualitas pelayanan publik. Setiap pagi, personel Polresta Malang Kota diterjunkan membantu masyarakat di jam sibuk, mengurai kemacetan, serta memberikan edukasi berlalu lintas secara humanis.
“Personel wajib hadir membantu masyarakat saat jam berangkat kerja dan sekolah. Fokus kami memastikan lalu lintas lancar. Pelanggaran seperti tidak memakai helm langsung kami beri edukasi di tempat, bahkan kami lengkapi dengan helm gratis agar kesadaran tertib berlalu lintas meningkat,” jelasnya.
Gaya kepemimpinan Nanang yang santun namun tegas menciptakan suasana kerja solid di internal Polresta. Pemberian penghargaan bagi anggota berprestasi dan sanksi tegas bagi pelanggaran serius diterapkan secara adil. Hasilnya, berbagai kasus dapat ditangani cepat, tepat, dan tetap berintegritas.
Dalam hampir satu tahun masa jabatannya, Polresta Malang Kota berhasil menyelamatkan lebih dari 71.526 anak dari ancaman narkoba, termasuk pengungkapan peredaran ganja seberat 20 kilogram. Bahkan, kasus penculikan anak berhasil diungkap dalam waktu kurang dari empat jam tanpa korban luka. Penindakan terhadap predator seksual anak, pelaku pembunuhan, hingga kejahatan jalanan lainnya turut menekan angka kriminalitas dan memperkuat rasa aman masyarakat.
Untuk mempercepat respons darurat, Nanang juga meluncurkan sejumlah inovasi layanan, salah satunya fitur panic button. Melalui satu kali sentuhan, laporan ancaman keamanan langsung terkirim ke markas beserta titik lokasi kejadian.
“Selain mengawal Asta Cita Presiden, prioritas utama kami adalah menghadirkan rasa aman. Kasus narkoba, penculikan, pembunuhan, dan pencurian kami tangani cepat. Layanan WhatsApp di nomor 081137802000 dengan fitur panic button sangat membantu deteksi dini dan penanganan kejahatan,” tegasnya.
Keberhasilan tersebut tak lepas dari peran Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Nany Nanang Haryono. Dengan pendekatan lembut, disiplin, dan terstruktur, Nany menjadi teladan bagi anggota Bhayangkari. Beragam program sosial dan kemanusiaan digulirkan untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.
“Kami menjadi bagian dari wajah Polri yang humanis melalui kegiatan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta dukungan perlindungan anak dan perempuan di Kota Malang,” tutur Nany.
Bhayangkari Polresta Malang Kota aktif menggelar bakti sosial, bantuan bagi masyarakat kurang mampu dan anak yatim, hingga pemberdayaan ekonomi. Bahkan dalam bazar murah Polda Jatim, stan Bhayangkari Malang Kota berhasil menjual 250 paket sembako murah hanya dalam hitungan jam.
Sebagai wujud pengabdian, Bhayangkari juga meresmikan gedung kantor baru Cabang Kota Malang yang sebelumnya belum pernah direnovasi sejak berdiri. Gedung dua lantai dengan konsep interior elegan itu menjadi simbol kekompakan dan dedikasi pasangan pemimpin tersebut.
“Alhamdulillah, sepekan sebelum purna tugas, gedung Bhayangkari yang dibangun atas prakarsa Bapak Kapolresta telah kami resmikan dan siap digunakan,” pungkasnya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Asta Cita Presiden, Kombes Pol Nanang Haryono Teguhkan Rasa Aman di Kota Malang
| Pewarta | : Rizky Kurniawan Pratama |
| Editor | : Deasy Mayasari |