Periksa CCTV, Polisi Selidiki 70 Unit Kamar usai Temuan Dua Janin di Apartemen Begawan Malang
Penyelidikan kasus penemuan dua janin di bak penampungan limbah (septic tank) Apartemen Begawan, Jalan Raya Tlogomas, Kota Malang, terus bergulir.
MALANG – Penyelidikan kasus penemuan dua janin di bak penampungan limbah (septic tank) Apartemen Begawan, Jalan Raya Tlogomas, Kota Malang, terus bergulir. Satreskrim Polresta Malang Kota kini memfokuskan penelusuran pada puluhan unit kamar yang terhubung langsung dengan saluran pembuangan tersebut.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan, penyidik telah memetakan jalur pipa pembuangan dan mengerucutkannya ke sekitar 70 unit kamar. Rekaman kamera pengawas (CCTV) juga terus dianalisis untuk mencari petunjuk tambahan.
“Berdasarkan pengecekan jalur pipa, arahnya mengerucut ke sekitar 70 unit. Kami masih menganalisis CCTV sekaligus mendata para penghuni di unit-unit tersebut,” ujar Aji, Senin (2/3/2026).
Dari hasil pendataan sementara, polisi menemukan sejumlah penghuni perempuan di area tersebut. Namun, beberapa di antaranya diketahui masih dalam kondisi hamil sehingga belum mengarah pada indikasi kuat terkait pelaku pembuangan janin.
Fakta lain terungkap dari hasil identifikasi medis. Kedua janin berjenis kelamin laki-laki itu memiliki usia kandungan berbeda, yakni sekitar lima bulan dan enam bulan. Perbedaan usia ini memunculkan dugaan adanya praktik aborsi yang dilakukan secara terpisah.
“Kami menduga ada praktik aborsi karena usia kedua janin berbeda, sehingga kemungkinan bukan berasal dari satu kehamilan yang sama. Namun, ini masih dalam pendalaman,” jelasnya.
Untuk mempercepat pengungkapan, polisi juga berkoordinasi dengan pihak pengelola apartemen guna melakukan pendekatan persuasif kepada penghuni serta memantau aktivitas yang dinilai mencurigakan.
Sebelumnya, dua janin tersebut ditemukan pada Jumat (6/2/2026) sore saat petugas melakukan pengurasan rutin bak limbah di lantai dasar apartemen. Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobikhin menyebut, sekitar pukul 15.00 WIB, saksi mendengar suara benda jatuh dari saluran kloset ketika truk tangki kedua melakukan penyedotan.
Saat ditemukan, kedua janin masih dalam kondisi lengkap dengan ari-ari dan tali pusar yang menempel. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan hingga pelaku terungkap. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




