Laporan Curanmor Meningkat di Kabupaten Malang, Kapolres: Kami Evaluasi!
Kejadian curanmor yang mulai marak selama Ramadan membuat Kapolres Malang AKBP Muhamad Taat Resdi menyatakan, akan meningkatkan upaya menjaga kamtibmas.
MALANG – Belum tuntas aksi begal motor di Gondanglegi Kabupaten Malang yang sempat diunggah di medsos, aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dilaporkan terjadi pada Selasa (3/3/2026).
Dalam curanmor itu, terjadi di area Masjid Al Mubarok, di kawasan Sumber Taman, Brongkal Pagelaran, Kabupaten Malang, sekitar pukul 04.30 WIB.
Dalam kejadian tersebut, sepeda motor milik salah satu jamaah dilaporkan hilang saat pemiliknya melaksanakan salat Subuh di dalam masjid.
Selesai beribadah, korban mendapati kendaraannya sudah tidak berada di tempat parkir. Dari rekaman CCTV yang terpasang pada sisi kiri atas masjid, diketahui kronologi dan modus pelaku.
Pelaku pria beraksi seorang diri, awalnya tampak berjalan dengan tenang mendekati obyek motor yang akan digasak. Gambar video rekaman kurang tajam, namun terlihat pelaku menunduk untuk memeriksa motor yang siap dijarah. Tak butuh waktu lama, dalam hitungan detik saja pelaku akhirnya kabur bersama motor curian.
Warga sekitar berharap, kejadian ini menjadi pengingat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di waktu dini hari.
Terkait kejadian signifikan curanmor yang mulai marak selama Ramadan ini, Kapolres Malang AKBP Muhamad Taat Resdi menyatakan, akan lebih meningkatkan upaya menjaga kamtibmas.
"Terima kasih, (kasus curas dan curanmor) kami evaluasi," tandas AKBP Taat Resdi, menanggapi dua kasus tersebut, Selasa (3/3/2026).
Sebelumnya, Kapolres Malang menyatakan, pemantauan kabtibmas selama bulan Ramadan dilakukan dengan memperbanyak kehadiran personel di lokasi dan jam rawan.
Menurutnya, memang ada beberapa kerawanan kamtibmas selama bulan Ramadan, dengan karakter kerawanan kriminalitas berbeda tiap wilayah.
"Kami terus optimalkan kegiatan kepolisian selama bulan Ramadan, agar situasi kamtibmas tetap aman kondusif," ujar AKBP Taat Resdi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



