FKH UB Gandeng TIMES Indonesia untuk Membangun Jejak Digital
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) menggandeng TIMES Indonesia untuk berkolaborasi dalam membangun jejak digital positif.
MALANG – Branding fakultas itu penting karena berfungsi sebagai identitas unik yang membedakan antar fakultas dalam satu universitas maupun dengan universitas lain, dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya (FKH UB) menangkap kepentingan itu dengan menggandeng TIMES Indonesia.
Dekan FKH UB, drh. Dyah Ayu Oktavianie AP., M.Biotech., APVet, bersama Direktur Marketing TIMES Indonesia, telah menandatangani MOU itu, Jumat (20/2/2026) siang tadi yang dikemas dalam acara Diskusi Implementasi Kerjasama tentang Program Faculty Branding Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya Malang bersama TIMES Indonesia.
Seperti dikemukakan Dyah Ayu, Universitas Brawijaya (UB) memang sedang memfasilitasi setiap fakultas melakukan branding mandiri untuk memperkuat citra dan reputasi akademik yang tujuannya meningkatkan keunggulan kompetitif. Langkah ini melibatkan optimalisasi humas dan platform digital di tingkat fakultas agar sinergi komunikasi publik menjadi lebih solid dan berdampak pada Top of Mind kampus di Indonesia.
FKH UB sendiri telah dan terus menerus berusaha keras membangun reputasi dan kepercayaan publik. Dengan branding yang kuat diharapkan semakin memberikan asosiasi positif, yang memudahkan fakultas memperoleh kepercayaan dari calon mahasiswa, orang tua, dan masyarakat umum.

Yuli Triyanto juga menyentil bahwa FKH UB pasti memiliki keunggulan-keunggulan khusus, baik dibidang akademik, fasilitas atau kurikulum yang menarik. "Itu yang sangat penting untuk disajikan kepada publik, bahwa FKH UB memiliki kelebihan dibanding yang lain," tandas Yuli Triyanto.
Dalam pertemuan selama kurang lebih dua jam di ruang rapat pimpinan lantai empat gedung B FKH UB di Jl Puncak Dieng, Kunci, Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Yuli Triyanto membedah panjang lebar tentang pentingnya membranding lewat TIMES Indonesia.
Pertemuan itu berlangsung gayeng. Banyak pertanyaan baik dari dekan maupun para dosen yang hadir dalam pertemuan itu. Semuanya dijawab tuntas oleh Juli Triyanto sehingga para pemimpin di FKH UB itu semakin yakin.
FKH UB berkomitmen untuk menghasilkan lulusan kedokteran hewan yang kompeten dan profesional, serta mengembangkan penelitian dan inovasi yang berdampak luas, serta memberikan pelayanan yang menjangkau komunitas kedokteran hewan baik di komunitas lokal namun juga nasional, dalam rangka meningkatkan kesehatan. status hewan dan kualitas hidup bangsa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.



