Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, KAI Imbau Penumpang Atur Waktu Keberangkatan
TIMES Malang/Para penumpang datang di Stadiun Kereta Api Malang. (FOTO: Dok. KAI Daop 8/TIMES Indonesia)

Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, KAI Imbau Penumpang Atur Waktu Keberangkatan

PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan kereta api yang berangkat dari Stasiun Malang pada 7–8 Februari 2026 untuk merencanakan perjalanan lebih awal seiring pelaksanaan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU di Kota Malang.

TIMES Malang,Selasa 3 Februari 2026, 14:06 WIB
42.9K
R
Rizky Kurniawan Pratama

MALANGPT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengimbau para pelanggan kereta api untuk mencermati jadwal keberangkatan dan merencanakan perjalanan dengan baik menuju Stasiun Malang pada 7–8 Februari 2026. Imbauan ini disampaikan seiring pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Stadion Gajayana, Kota Malang.

Kegiatan keagamaan berskala nasional tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah. Kondisi ini berpotensi meningkatkan kepadatan lalu lintas, penerapan rekayasa arus kendaraan, hingga penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan pusat Kota Malang, termasuk jalur akses menuju Stasiun Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan imbauan ini merupakan langkah antisipatif agar pelanggan tetap dapat melakukan perjalanan kereta api dengan aman, nyaman, dan tepat waktu.

“Kami mengimbau pelanggan kereta api, khususnya yang akan berangkat dari Stasiun Malang pada 7 dan 8 Februari 2026, agar merencanakan perjalanan lebih awal. Hal ini penting untuk mengantisipasi keterlambatan akibat potensi kemacetan dan rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan Harlah 1 Abad NU,” ujar Mahendro, Selasa (3/2/2026).

Sejumlah ruas jalan yang direncanakan ditutup sementara selama kegiatan berlangsung meliputi Jalan Pahlawan Trip, Jalan Ijen, Jalan Retawu, Jalan Wilis, Jalan Semeru, Jalan Welirang, Jalan Lawu, Jalan Merapi, Jalan Buring, Jalan Guntur, Jalan Sumbing, serta kawasan Taman Slamet. Penutupan ini diperkirakan berdampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan menuju pusat kota.

Sebagai alternatif, KAI Daop 8 Surabaya menyarankan pelanggan mempertimbangkan keberangkatan melalui Stasiun Malang Kota Lama. Beberapa kereta api yang melayani keberangkatan dari stasiun tersebut antara lain KA Malabar, KA Matarmaja, KA Kertanegara, KA Brawijaya, KA Majapahit, dan KA Malioboro Ekspres.

Mahendro menegaskan, operasional perjalanan kereta api di wilayah Kota Malang tetap berjalan normal sesuai jadwal. KAI memastikan seluruh layanan keberangkatan dan kedatangan kereta api dilaksanakan dengan mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.

“Pada akhir pekan, Stasiun Malang melayani rata-rata 2.700 hingga 3.000 pelanggan per hari dengan total 13 perjalanan kereta api yang berangkat setiap harinya. Ketepatan waktu pelanggan menjadi faktor penting agar perjalanan dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Sebagai bentuk kesiapan layanan selama kegiatan masyarakat berskala besar, KAI Daop 8 Surabaya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada pelanggan.

KAI juga mengingatkan pelanggan untuk terus memantau informasi resmi perjalanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI, situs web kai.id, layanan Contact Center KAI 121, akun media sosial resmi KAI, serta pengumuman di stasiun.

“Melalui langkah proaktif ini, KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang andal. Kami mengajak pelanggan mematuhi arahan petugas dan mengutamakan keselamatan demi perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rizky Kurniawan Pratama
|
Editor:Tim Redaksi