ILUSTRASI: UB perketat sistem keamanan, wacanakan berbayar bagi non sivitas. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Perketat Sistem Keamanan, UB Wacanakan Parkir Berbayar Bagi Non-Sivitas

Universitas Brawijaya (UB) berencana memperketat sistem keamanan kampus menyusul sejumlah kasus pencurian helm bahkan kendaraan bermotor yang terjadi di lingkungan kampus.

TIMES Malang,Rabu 8 Juli 2026, 14:25 WIB
85
M
Miranda Lailatul Fitria

MALANGUniversitas Brawijaya (UB) berencana memperketat sistem keamanan kampus menyusul sejumlah kasus pencurian helm bahkan kendaraan bermotor yang terjadi di lingkungan kampus. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Universitas Brawijaya, Tri Wahyu Nugroho, Senin (6/7/2026). 

Ia menjelaskan bahwa upaya peningkatan keamanan tersebut akan dilakukan melalui beberapa opsi. Pertama, ia mengatakan bahwa pihaknya kemungkinan akan merencanakan penerapan parkir berbayar bagi masyarakat umum atau non-sivitas akademika. Sementara sivitas UB tetap menggunakan kartu identitas kampus sebagai akses keluar-masuk.

“Untuk non-sivitas nanti bisa berbayar, kalau sivitas bisa pakai kartu atau ID Card supaya terdeteksi,” jelasnya. 

Sekretaris Universitas Brawijaya, Tri Wahyu Nugroho. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)
Sekretaris Universitas Brawijaya, Tri Wahyu Nugroho. (FOTO: Miranda/TIMES Indonesia)

Tri menegaskan bahwa pendapatan ini bukan untuk menambah pendapatan kampus, tetapi sebagai instrumen pengendalian akses agar lingkungan kampus lebih aman.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa seluruh pengendara yang memasuki kawasan kampus nantinya diwajibkan membuka helm atau penutup wajah, termasuk masker agar wajah dapat terekam kamera pengawas. 

“Nanti helm atau penutup wajah seperti masker pengendara harus dilepas supaya terdeteksi cctv,” tambahnya. 

Ia menekankan bahwa pengetatan pengawasan ini lebih dimaksimalkan di gerbang keluar kampus. Tri menambahkan, apabila pengecekan di gerbang masuk kampus, maka dikhawatirkan akan mengganggu arus kendaraan hingga menyebabkan kemacetan. 

Menurut Tri, saat ini UB telah memiliki jaringan CCTV yang dapat dipantau secara langsung dari berbagai titik, termasuk area parkir. Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya akan menambah terus CCTV di beberapa titik kampus. 

“Ini saya sudah bisa mengakses langsung berbagai titik CCTV di kampus, meskipun begitu CCTV akan masih ditambah di beberapa titik lagi,” katanya. 

Menurutnya, berbagai opsi tersebut masih dalam tahap pembahasan. Pihak UB akan memilih skema terbaik agar sistem keamanan kampus semakin optimal tanpa mengganggu aktivitas sivitas akademika maupun masyarakat yang memiliki kepentingan di lingkungan kampus. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Miranda Lailatul Fitria
|
Editor:Ferry Agusta Satrio